Rara Bantah Lecehkan Pendidikan, Katanya, Ada Yang Memotong Video

Rara.

DARAH cantik kelahiran Kota Prabumulih yang sukses meraih juara runner up Liga Dangdut Indonesia (LIDA) Indonesia, Rara mendadak heboh. Pasalnya, di media sosial terutama instagram dan facebook beredar video tak sedap yang di lontarkan Rara.

Dalam video berdurasi sekitar delapan detik tersebut, tampak Rara yang sedang memakai make up di wajahnya itu menyebutkan kata-kata di duga melecehkan dunia pendidikan. “Heh Sekolah tu sekarang dak penting,, hahaha ya Allah mulut aku. Dak penting sekolah tu,” ujarnya sambil tertawa.

Tak ayal, video singkat itu pun menuai pro dan kontra dari para netizen dan Ralova se-Indonesia. Sementara itu, melalui akun instagram ralova_officialpusat menuliskan kata-kata bahwa pihaknya sebagai Ralova mengklarifikasi terhadap video Dede Rara yang viral berdurasi 8 detik itu.

“Bahwa video itu sengaja dipotong oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Sebenarnya video itu tidak seperti itu real nya dan Dede Rara itu lagi membaca komenan viwer yang sedang masuk dan komen ke Dede. Sekali lagi volideo itu hanyalah perlakuan orang yang tidak bertanggung jawab,” tulisnya.

Sementara itu, melalui akun instagram pribadinya, Rara yang masih merupakan murid SMAN 1 Prabumulih itu menuliskan kata-kata “Ya Allah banyak sekali halangan dan rintangan yang aku jalani sekarang, tolong kuatkan hamba ya Allah, tolong kuatkan hamba,” tulis Rara.

Selanjutnya, dirinya pun juga membuat tulisan klarifikasi “Allah maha tahu kebenarannya, video itu di potong sama pihak yang tidak bertanggung jawab semoga Allah memberikan dia hidayah,” tulis Rara diahiri caption menangis.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Prabumulih, H Amrullah SPd MSi belum bisa berkomentar banyak. “Yang itu (video, red) belum tahu apakah ada sambungannya. Mungkin dia tidak sadar kita harus berhusnudzon,” ujarnya.

Kendati demikian, sambungnya. Dirinya mengaku belum melihat video tersebut secara utuh yang informasinya video tersebut terpotong. “Jadi belum bisa berkomentar mengingat video itu tidak utuh dan katanya di potong,” singkatnya.

Sementara salah satu guru SMAN 1 Prabumulih yang enggan namanya dipublikasi mengaku sangat menyayangkan atas beredarnya video Rara tersebut. “Ngomong baseng bae, keno dewek le mulut dewek. Dio tuh pasti maen-maen samo kawanyo, dak nyadar di viralke uwong laju,” tukasnya. (chy)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!