Ratusan Pelajar Kecewa Gagal Masuk Sekolah

BUKA SEGEL: Ketua DPRD Muratara, Efriyansyah, saat membuka paksa segel di kelas SDN 2 Noman Lama, Senin (16/7). Foto: Zulkarnain/Sumatera Ekspres

MURATARA-Ratusan pelajar SDN 2 Noman Lama, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara, kecewa setelah gagal masuk ke dalam kelas karena masalah sengketa lahan yang belum tuntas.

Ketua DPRD Muratara, Efriyansah mendatangi sekolah sembari membawa besi linggis dan membongkar paksa segel sekolah yang dipasang oleh pihak sengketa.‎ Senin (16/7),‎

Sekitar pukul 08.00 WIB, ratusan pelajar SDN 2 Noman beserta wali murid sudah berada di halaman sekolah dan bersiap untuk memulai aktivitas tahun ajaran baru. Namun siswa dan wali murid harus kecewa karena sekolah belum bisa dibuka akibat permasalahan sengketa lahan yang belum tuntas. Para guru, pelajar, masyarakat, wali murid, Kepala Desa, Pemerintah Desa Noman Lama, yang ramai berkumpul di sekitar halaman sekolah dan tertahan oleh aksi Zakaria yang melarang segel pintu sekolah dibuka.

Akhirnya ketua DPRD Muratara, Efriyansah ikut mendatangi sekolah dan menemui masyarakat untuk mengetahui secara langsung mengenai permasalahan yang terjadi. Sempat terjadi negosiasi di sekitar halaman sekolah, namun Zakaria menolak untuk melakukan pembicaraan terbuka. Dia meminta ketua DPRD Muratara menemuinya secara langsung di rumah pribadinya di Desa Noman Baru, untuk menuntaskan permasalahan itu. Karena negoasiasi berlangsung alot, pihak sekolah terpaksa menginstruksikan para siswa-siswi yang sudah berkumpul untuk pulang ke rumah masing-masing sembari menunggu hasil keputusan mediasi.

Baca Juga :  Satu Pekan Jelang Masuk Sekolah

Khotob, wali Murid mengatakan mereka benar-benar kecewa saat mengantarkan anaknya ke sekolah itu. “Banyak yang kecewa anak-anak sudah beli baju seragam baru, buku baru dan siap untuk masuk sekolah, tapi tidak boleh masuk ke dalam kelas dan di suruh pulang lagi. Kita harap masalahnya segera tuntas sehingga tidak mengganggu aktivitas belajar mengajar,”harapnya. (cj13)

Baca selengkapnya di harian Sumatera Ekspres Selasa (17/7). 

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!