Realita Gaya Hidup Konsumtif

Shopping sekarang menjadi tren gaya hidup remaja, nggak heran mall selalu menjadi tempat refreshing pertama yang masuk di list kalangan remaja sekarang. Nah generasi Z apakah kalian hobby banget shopping dan membeli hal-hal yang tidak terlalu penting karena hasrat keinginan kalian dalam berbelanja semata? Kalau iya berarti kalian masuk ke dalam perilaku konsumtif,wah! Lalu, seperti apa detail tentang perilaku konsumtif tersebut ? Simak yuk ulasan berikut ini. Cekidot.. (Syl)

Kegiatan belanja sebagai salah satu bentuk konsumsi, saat ini telah mengalami pergesaran fungsi lho. Kalau dulu berbelanja hanya dilakukan untuk memenuhi kebutuhan hidup saja tetapi saat ini belanja sudah masukkategori gaya hidup, sehingga belanja tidak hanya untuk membeli kebutuhan pokok yang diperlukan, namun belanja dapat pula menunjukkan status sosial seseorang, karena belanja berarti memiliki materi Gayabelanja yang lebih spontan juga dapat diantisipasi untuk sewaktu waktu muncul,misalnya nih saat hasrat untuk membeli terasa begitu kuat sehingga menjadi pemicutimbulnya perilaku konsumtif,wah generasi Z kebiasaan ini sering dilakukan tanpa kalian sadarin lho jadi tetap selalu mengontrol diri kalian dalam berbelanja ya.
Selain itu, gaya hidup konsumtif ini sering dilakukan oleh sekelompok usia remaja lho. Seperti generasi Z ketahuikarakteristik remaja yang mudah terbujuk dengan hal-hal yang membuat mereka senang ataupun ikut–ikutan teman, bahkan sampai cenderung boros dalam menggunakanuang karena Gaya hidup konsumtif ini harus didukung oleh kekuatan finansial yang memadai apalagi sekarang perilaku konsumtif yang terjadi jugalebih dimudahkan dengan adanya Online Shopping. Wah gawat juga nih guys!
Well, pola hidup remaja sering kali memilihbarang-barang yang tidak diperlukan atau bukan kebutuhan dasar, hal tersebutdipengaruhi oleh karakteristik remaja yang khas, mudah tertarik pada mode,suka menggunakan uangnya, tidak realistis, sehingga mudah terjerat pada perilakumembeli yang kurang efisien. “Biasaya aku sering lebih terhipnotis beli makanan yang banyak hingga seringkali nggak kemakan satu-satu, terusnggak bisa lihat aksesoeris lucu atau unik langsung dehselain itu juga aku hobby ngoleksi gitu. Kalau bicara uang buat beli keinginan, kadang aku masih minta sama ortu dan akhirnya sekarang aku sedikit buat mengurangi lah karena ada kebutuhan kuliah yang jauh lebih pentingjuga” Ujar Rahmi Wulandari, Universitas Tridinanti.
Nah, generasi Z jadi alangkah lebih baiknya jika kalian memenuhi kebutuhan dalam berbelanja untuk hal-hal yang memang sangat penting karena hidup boros itu juga nggak baik lho untuk masa depanguys , Yok cek ulang list belanja kalian generasi Z, yuhuu..

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!