Rekam Jejak Jadi Pertimbangan

Oleh: H Taufik Rahman SH

Saat ini, Pemkab Muara Enim sedang melakukan lelang jabatan untuk sembilan jabatan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Lelang jabatan ini, diikuti oleh 45 pejabat, yang mayoritas pejabat yang ada di Pemkab Muara Enim.
Adapun sembilan jabatan kepala OPD yang kini tengah dilelang tersebut yakni Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Kadis Kesehatan, Kadis Kepemudaan dan Olah Raga, Kaban Penelitian dan Pengembangan, Kadis Komunikasi dan Informatika, Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kadis Lingkungan Hidup, Kadis Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah. Serta Kadis Pendapatan Daerah.
Lelang jabatan adalah suatu keharusan, terlebih lagi di Provinsi Sumatera Selatan, Kabupaten Muara Enim merupakan satu-satunya daerah yang dijadikan pilot projeck Reformasi Birokrasi (RB). Sesuai dengan peraturan yang ada, untuk pengisian jabatan eselon II harus melalui lelang jabatan.
Dengan dilibatkannya, para professor dan Doktor dari Universitas Sriwijaya (Unsri) sebagai Panitia Seleksi (Pansel). Saya merasa yakin, tim pansel dari Unsri sangat independen, professional dan berintegritas. Itu yang kita harapkan. Pastinya, keputusan yang akan diambil dalam menentukan pejabat yang layak lulus ditahapan selanjutnya, untuk disampaikan ke pejabat pengambil kebijakan (bupati).
Tentunya, pejabat-pejabat yang memang layak dan pantas untuk menduduki jabatan eselon II. Tidak mungkin, professor, doktor menggadaikan professional mereka hanya untuk mendapatkan sesuatu. Tidak mungkin tim pansel melakukan itu, tim pansel dari Unsri pasti punya integritas yang tinggi. Dalam mengambil kebijakan untuk menentukan pejabat memang layak lulus tigas besar atau ke tahapan selanjutnya dalam lelang jabatan ini.
Hanya saja, kalau melihat dari penilaian dalam lelang jabatan ini. Penilaian hanya ada tiga yakni portopolio (administrasi), assessment dan wawancara. Tapi tidak terlihat adanya penilaian rekam jejak untuk dinilai bagi pejabat yang mengikuti lelang jabatan ini. Sebagai pertimbangan bagi tim pansel dan pejabat pengambil kebijakan, tentunya rekam jejak pejabat yang menjadi peserta lelang.
Juga harus dipertimbangkan, agar bisa mendapatkan pejabat yang berkualitas, baik secara keilmuan maupun keperibadian yang layak jadi tauladan, bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) di OPD yang ia pimpin.
Penilaian rekam jejak tersebut, pansel dan pejabat pengambil kebijakan bisa melihat. Apakah prestasi dan kinerja pejabat yang mengikuti lelang jabatan sudah bagus, target-target kerja yang diemban selama ini tercapai atau tidak.
Kemudian, apakah pejabat-pejabat tersebut tidak ada persoalan- persoalan kepribadian, yang menyangkut etika, pelanggaran disiplin. Baik itu pejabat yang ada di Muara Enim atau pejabat baru mengikuti lelang jabatan ini.
Harapannya, dalam lelang jabatan ini , jangan hanya menilai administrasi, assesment, dan wawancara saja. Tapi rekam jejak pejabat juga sangat penting dan harus menjadi perhatian khusus. Untuk menentukan, pejabat yang layak duduk dieselon II.
Oleh karenanya, lelang jabatan yang digulirkan pemerintah. Agar pejabat yang dipilih, untuk mengemban amanah jabatan. Agar pejabat yang ditunjuk betul-betul tepat dan pantas dan layak untuk menduduki jabatan. Kemudian, dalam memilih pejabat yang layak untuk menduduki jabatan eselon II.
Harus objektif, bebas dari Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) harus dihapus. Kalau masih mengedepan KKN, untuk apa dilakukan lelang jabatan ini. Kalau peserta memang layak untuk menduduki suatu jabatan, silakan asal nilai bagus, termasuk rekam jejaknya juga bagus. Jangan sampai, pejabat yang dipilih, kualitas dan kepribadiannya diragukan.
Harapannya, melalui lelang jabatan ini, akan didapat 9 kepala OPD yang memang benar-benar mumpuni dan layak untuk menduduki jabatan eselon II. Pejabat yang berkualitas, memahami bidang tugas OPD yang ia emban dan menjadi tauladan di OPD, dengan senantiasa menjadi panutan bagi ASN. Baik itu keteladanan dalam kepemimpinan, managemen maupun menjadi tauladan dalam akhlak yang baik.(*)

Baca Juga :  Politik Praktis, ASN Bisa Disanksi Berat

*Ketua ICMI dan Mantan Sekda Muara Enim

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!