Rencana Operasional Grab “Roda Dua” Terancam Batal?

Kadishub kota Prabumulih, Mulyadi Musa

PRABUMULIH – Rencana operasional angkutan online, khususnya angkutan roda dua grab di Kota Prabumulih yang sudah di gembor-gemborkan sejak beberapa waktu lalu terancam batal. Lantaran, sejauh ini belum ada aturan khusus dari Kementerian Perhubungan dan Peraturan Gubernur (Pergub) yang mengatur operasional angkutan online khusus roda dua.

“Jadi untuk grab ini kita sudah lapor pimpinan dan mereka (pihak Grab, red) harus sosialisasi dan melakukan survey tentang pentingnya keberadaan Grab di Prabumulih,” jelas Kadishub kota Prabumulih, Mulyadi Musa, hari ini (11/7).

Terlebih lagi, sambungnya, angkutan online ini juga harus mengakomodir angkutan konvensional.

“Prabumulih ini kan kota kecil, nah mereka harus menjelaskan apakah kehadiran Grab memang diperlukan disini,” ujarnya seraya mencontohkan jarak antara satu kecamatan ke kecamatan lainnya relatif masih dekat.

Terlebih lagi, kata dia. Untuk Grab motor belum ada aturan baik dari Kementerian dan aturan Gubernur.

“Dalam pergub itu yang diatur cuma kendaraan roda empat saja,” tambahnya. (chy)

Baca selengkapnya di Harian Sumatera Ekspres Kamis (12/7). 

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!