Rencana Tuntutan 40 Halaman

Terdakwa Andreas dan Irsan saat di PN Palembang, Senin (13/11). Foto: Adi/Sumatera Ekspres

PALEMBANG- Berkas rencana tuntutan (rentut) terhadap terdakwa Irsan alias Ican dan Anderas, warga Jl Ki Merogan Lr Aman I Rt 23 Rw 09 Kelurahan Kertapati yang didakwa melakukan pembunuhan dan perkosaan terhadap korban, Putri (8) memasuki babak baru. Bahkan persidangan yang mengagendakan tuntutan terhadap keduanya tidak jadi digelar. Pasalnya, sampai saat ini, turunan rentut yang dikeluarkan oleh Kejagung RI belum terbit.

“ Kalau agendanya memang tuntutan terhadap kedua terdakwa, tapi karena ini kasus yang menjadi perhatian publik, untuk rentut kita sampaikan ke Kejagung. Sampai hari ini , belum kita dapatkan. Jadi sidang belum bisa digelar,” ungkap Jaksa Penuntut Umum (JPU), M Purnama Sofyan SH di ruang tunggu JPU di Pengadilan Negeri (PN) Palembang, Senin (13/11).

Dijelaskannya, untuk rentut yang dikirimkan ke Kejagung tersebut, untuk keterangan para saksi saja sekitar 40 halaman dan belum unsur yuridis yang akan dikenakan ke terdakwa. Jadi, nanti, rentut yang keluarkan Kejagung.

“Kalau melihat dari keterangan saksi, terpenuhi unsur pasal pembunuhan berencana,” ungkap Purnama. (afi)

Baca selengkapnya di harian Sumatera Ekspres Selasa (14/11). 

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!