Romantis, Waspadai Siklus Kritis

Kamu sekarang udah beda banget! Jarang telepon, jarang ajak jalan, nggak romantis lagi.” Nah, pacar kamu udah ngomel-ngomel kayak gini belum? Kalo udah ngomel berarti masa pacaran kamu udah jauh,lho. Yaps, pacaran itu mirip pertandingan marathon. Di beberapa masa kamu terlihat bersemangat, tetapi di beberapa masa juga kamu akan terasa capek atau bosan. Emang benar, romantisnya pacaran setiap orang itu beda-beda. Tapi, ada kok siklus pacaran yang kayaknya hampir berlaku di hubungan setiap orang. Coba aja cocokin siklus pacaranmu sama yang berikut ini. (lmp/fin)
//0 – 3 Bulan Pertama
Gelar baru jadian bisa kamu bayangin pas lagi lengket-lengketnya, care, bahkan romantisnya minta ampun. Setiap pagi bakalan dapat chat “selamat pagi sayang”, sampai makan pun selalu di ingetin. Duh, romantis banget kan. Panggilan sayang pun berubah- ubah seperti ayah-bunda, pipi-mimi, atau kamu punya panggilan sendiri buat pacar mu? Nggak bisa dimungkiri, awal masa jadian pasti jadi best moment yang selalu dikenang. Intinya, tiga bulan pertama ini biasanya jadi masa paling indah pacaran.

//4 – 6 Bulan
Masa berikutnya adalah momen dimana sedang menikmati romantisme yang baru tumbuh dengan sejuta kenangan udah mulai banyak dilalui. Yap, dimasa 4 – 6 bulan ini kamu udah berubah dari “aku” dan “kamu” menjadi “kita”. Wah udah sehati nih yeee. Fyi, ada sebagian generasi Z yang menyebutkan masa ini dengan sebutan “masa bulan madu”, hahaha. Kebayang bangetkan manisnya madu itu gimana. Namun, di masa ini juga kamu udah mulai mengenal satu sama lain hingga terjadinya konflik. Pertanyaan drama ala video parodi Raditya Dika pun benar-benar kamu alami sama pacarmu. Mulai dari pertanyaan “Yang, aku gendutan ya?” sampai kalimat mematikan “Turunin aku sekarang” bakal mulai kamu dengar di masa ini.

Baca Juga :  Happy Wednesday 109 Valentine… Before and After

//7 – 12 Bulan
Nah, kalau udah di tahap ini, hubunganmu sama si doi udah bisa dipisahkan kedalam dua kelompok besar. Iya, disini kamu bisa ngelihat apakah hubunganmu masuk ke kelompok yang masih bisa bertahan, atau yang udah di ambang kehancuran alias bakal segera putus. Pada masa ini banyak kok orang yang mengeluh bosan sama pacarnya. Nah, kalau ternyata kamu nggak mempermasalahkan kebosanan yang muncul dan tetap berusaha mempertahankan hubunganmu sama dia, congratz! Kayaknya hubunganmu masih punya harapan.
Ada juga pernyataan yang diberikan si pasangan “kamu berubah, kamu udah ngak manis-manis lagi kek dulu, aku pengen kami yang dulu. Aku sedih tau’’. Wah, kalau sudah kayak gini harusnya kalian seneng dong kalau kalau pacarmu berubah seiring waktu, walau dia berubah kamu harus tetap sayang sama dia, maklum dia juga manusia yang berubah menjadi lebih dewasa. Ya maklumin aja lah ya, tapi kalau dia tetap gitu-gitu aja, rada-rada aneh dong. Itu orang apa bukan? Hii serem. Emang sih, kalau sih pacar berubah drastis, kitanya juga susah buat jaga perasaan. Tapi, kalau itu demi kelangsungan atau kelanggengan status pacaran kalian gimana ? hayoo, gak bisa nolak, lho
Well, kalo udah berjalan sampai dengan 12 bulan alias satu tahun kamu termasuk orang yang hebat lho guys. Karena udah banyak melewati konflik dan melawan rasa bosan sama pacar. Menurut generasi Z pun, masa diatas satu tahun adalah masa pacaran dimana ego pribadi udah mulai luntur. Kamu yang berhasil sampai masa ini biasanya adalah yang nggak cuma berapi api mengejar cinta, tapi juga emang benar benar sayang dan peduli sama pacarmu. Nggak salah kalau kalian berdua pun bisa melewati berbagai perbedaan dan halangan yang muncul selama awal masa pacaran. Longlast ya, Guys!

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!