Rotasi setelah Tahun Ajaran Baru

Drs Widodo MPd. Foto:Kris/Sumatera Ekspres

PALEMBANG – Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) di tahun ajaran baru 2017-2018 akan melakukan perombakan (rotasi) posisi kepala sekolah SMA/SMK. Itu diungkap Kepala Disdik Sumsel, Drs Widodo MPd, di sela penutupan pemilihan guru dan tenaga kependidikan berprestasi dan berdedikasi tingkat provinsi di Hotel Swarna Dwipa, Rabu (12/7).
Menurut Widodo, semua kepala SMA dan SMK akan dilakukan rotasi, mulai dari perombakan posisi, ada yang digeser, dan ada juga yang dipertahankan jika dinilai memiliki kinerja baik. “Tidak menutup kemungkinan kepsek di daerah akan digeser ke kota dan kepsek kota akan dipindah ke daerah,” ucapnya.
Ia menegaskan, rotasi kepsek untuk pemerataan pembangunan pendidikan di Sumsel. Kepsek yang memiliki kinerja baik akan ditarik ke kota dan kepsek kategori baru dipercaya membangun pendidikan di sekokah yang ada di daerah atau kabupaten/kota.
Dikatakannya, rotasi kepsek hal yang wajar. Kali ini, pihaknya akan melakukan rotasi tidak lama setelah ajaran baru dimulai. “Perlu diingat, rotasi kepsek bukan berdasarkan lamanya memimpin, melainkan prestasi yang mereka raih selama memimpin,” terangnya.
Melalui tahapan ini, pihaknya berharap agar kepsek yang ditempatkan di daerah dapat belajar dari sekolah kecil di daerah baru, kemudian secara bertahap naik ke kota. “Itu sebagai motivasi untuk menunjukkan kualitas. Kita juga dapat mencari calon pemimpin di Diknas dari tingkat Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) hingga ke tingkat Disdik,” urainya.
Menurut Widodo, kendati demikian, ada beberapa aspek yang tetap dipertimbangkan dalam melakukan rotasi ataupun perombakan kepala sekolah, di antaranya status domisili baru sudah ada, dipastikan kedudukan mereka, yakni menjadi definitif ataupun tidak. “Ada sekitar 2 persen kepala sekolah yang pensiun. Mereka ini akan diisi calon kepala sekolah,” ucapnya.
Perlu diketahui, ungkap Widodo, saat ini, tidak ada istilah periode lagi dalam jabatan kepsek. Bisa saja satu tahun sudah diganti dan bisa saja lebih dari delapan tahun. “Intinya, setelah menjabat, setiap tahun akan kita evaluasi kinerjanya,” jelasnya.
Sementara, Kepala SMKN 3 Palembang, Dra Hj Hernawati MM mengatakan, dirinya siap mendukung kebijakan yang akan diterapkan Disdik Sumsel. “Kita intinya mendukung semua program yang ada untuk kemajuan pendidikan,” terangnya.
Senada Kepala SMKN 8 Palembang, Drs Ropik MSi mengatakan, dirinya sangat mendukung kebijakan Disdik Sumsel. “Adanya rolling diharapkan kualitas SMK akan lebih baik lagi dengan menghasilkan produk-produk lulusan yang dapat membangun bangsa Indonesia,” tukasnya. (nni/nan/ce3)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!