RSUD Layani Banyak Pasien

RAPIKAN BED: Perawat RSUD Provinsi Sumsel merapikan bed kamar-kamar rawat inap, kemarin. Foto: Kris/Sumatera Ekspres

PALEMBANG – Setelah diresmikan Sabtu (23/6) lalu, kunjungan pasien ke RSUD Provinsi Sumsel di Jl Kol H Burlian, Km 5 Palembang ini sudah cukup memadai. Itu diakui Kepala Bidang (Kabid) Yanmed dan Jangmed RSUD Provinsi Sumsel, dr Herlenni Evi Sesty. “Sejak pekan lalu kami sudah layani masyarakat yang berobat,” ujarnya dr Herlenni.
Dikatakan, RS tipe B ini menyiapkan sekitar 123 bed untuk ruang rawat inap di lantai 4 dan 5. “Jika pasien gawat darurat, bisa langsung datang ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) lantai dasar RSUD Provinsi,” bebernya.
Sejumlah peralatan sudah dipersiapkan seperti monitor, defibrilator, serta sarana dan prasarana lainnya. Dikatakan, pihaknya menyiapkan 5 ruangan di IGD yang masing-masing ruangan memiliki sekitar 8 bed. “Sehingga total bed yang ada di IGD sebanyak 40 tempat tidur. Dengan begitu kami harap pelayanan bisa lebih maksimal,” ungkapnya.
Dibanding RS lain, keunggulan RSUD ini yakni memiliki ruang radiologi yang telah dilengkapi X-Ray dan USG 4 dimensi. Ada juga alat echo atau pemeriksa jantung dengan treadmil. Diakuinya, spesialis jantung menjadi perhatian. “Kami sudah buat ruangan khusus berupa cath lab yang menyimpan alat deteksi jantung,” katanya.
Keberadaan RSUD Provinsi ini akan berkolaborasi dengan RS di sekitarnya. “Kita terintegrasi dengan RS Spesialis Mata dan RS Spesialis Mulut dan Gigi. Jadi jika dibutuhkan tindakan spesialis bisa langsung kami berikan,” tuturnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumsel, Lesty Nurainy mengungkapkan, RSUD Sumsel diharapkam bisa memberikan layanan profesional dan berkualitas internasional. Gedung RS ini punya 10 lantai, dan baru digunakan untuk pasien 5 lantai. Sisanya tahap finishing. Untuk pengadaan alat kesehatan (alkes), sudah dikucurkan senilai Rp155 miliar. Masing-masing Rp70 miliar dari APBD Sumsel dan Rp85 miliar dari APBN, tepatnya dana alokasi khusus (DAK) pelayanan dasar.
Dijelaskan, pelayanan yang akan berjalan dimulai dari pelayanan medik (pelayanan gawat darurat, medik spesialis dasar, subspesialis, medik spesialis penunjang, dan spesialis lain), pelayanan kefarmasian, pelayanan keperawatan dan kebidanan, pelayanan penunjang klinik, pelayanan penunjang non klinik, serta pelayanan rawat inap. “RSUD ini juga akan melayani pasien BPJS dan pasien umum yang dalam pelayanannya tidak dibedakan,” pungkasnya. (kos/fad)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!