SA Supriono Dilantik 3 Oktober

Supriono (berkacamata). Foto: Akda/Sumatera Ekspres

PALEMBANG – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Banyuasin SA Supriono akan resmi menjadi bupati definitif. Supriono akan mengantikan Yan Anton Ferdian, yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena menerima suap. Pelantikan Supriono tersebut akan dilakukan pada Selasa, 3 Oktober mendatang. “Iya, rencananya pelantikan akan dilakukan Selasa nanti sebab selama ini Supriono sebagai Plt dan akan dilantik menjadi Bupati definitif, ” kata Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Provinsi Sumsel Drs H Amsin Djauhari, kemarin.
Menurut Amsin, pelantikan Bupati tersebut akan dilakukan di Palembang sesuai dengan peraturan yang berlaku. Rencananya pelantikan akan dilakukan Gedung Bina Praja Pemprov Sumsel. “Pelantikan akan dilakukan pukul 13.00 WIB. Sama seperti pelantikan bupati sebelumnya,” lanjutnya.
Diungkapkan Amsin, undangan yang akan disebar sekitar 400 orang. Nantinya yang diundang adalah keluarga, pejabat di lingkungan SKPD Provinsi, DPRD Banyuasin, para Bupati dan Walikota di Sumsel, dan undangan lainnya. “Undangan ini sesuai dengan daftar dari Pemkab Banyuasin,” tambahnya
Masa kepemimpinan Supriyono pun tinggal hitungan bulan, yakni hingga 9 September 2018. Artinya kurang lebih 10 bulan lagi Supriyono menjabat sebagai orang nomor satu di Banyuasin. “Jadi tidak ada aturan, mau sehari sebelum habis masa jabatan pun bisa dilantik. Karena dari wakil ke Bupati,” ungkap Amsin.
Saat ini Supriyono mencalonkan kembali untuk menjadi Bupati Banyuasin. Amsin menyebutkan pencalonannya tersebut sama sekali tidak mempengaruhi jabatannya. “Tidak perlu mengundurkan diri, hanya cuti saja karena kepala daerah yang menjabat dan akan mencalonkan diri lagi maka harus cuti sejak ditetapkan sebagai calon kepala daerah dari KPU Februari 2018,” tukasnya (yun/nan).

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!