Satu Kecamatan Minimal Tiga Proklim

41
Walikota Palembang H Harnojoyo

PALEMBANG – Permasalahan iklim telah menjadi isu global selama ini. Di Indonesia, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidupdan Kehutanan telah menggagas Program kampung iklim atau yang lebih dikenal dengan Proklim berdasarkan Permen No.19/2012 dan Permen No.84/2016.

Proklim adalah program nasional untuk melibatkan pemangku kepentingan di setiap daerah dan masyarakattnya dalam rangka penguatan kapasitas adaptasi terhadap dampak perubahan iklim dan penurunan emisi gas rumah kaca dalam kaitannya dengan kesejahteraan di tingkat lokal.

Diantara komponen proklim adalah, pengendalian kekeringan,banjir dan tanah longsor, peningkatan ketahanan pangan, penanganan kenaikan permukaan air laut (rob), abrasi, gelombang tinggi. Pengendalian penyakit akibat perubahan iklim, juga penyesuaian terhadap perubahan tersebut yang dilakukan oleh masyarakat.

Hal tersebut nyatanya telah dijalankan oleh Pemerintah Kota Palembang. Walikota Harnojoyo bersama jajarannya telah secara konsisten melakukan program gotong royong setahun ke belakang. Telah pula menampakkan hasil yang cukup signifikan. Meskipun masih terdapat sejumlah kendala yakni banjir yang masih dihadapi masyarakat saat turun hujan.

Karenanya, untuk lebih mensinergiskan program pusat, Pemkot Palembang menggelar sosialisasi bagi seluruh pemangku kepentingan di lingkup kecamatan dan kelurahan agar dapat menjadi pelopor pembentukan Proklim di wilayahnya masing-masing. (aja)

Baca selengkapnya di Harian Sumatera Ekspres Rabu (19/4). 

Diskusi & Komentar

More News!