Satu Terduga Teroris Baru 21 Tahun, Ayahnya Pernah Ditangkap di Lampung

Ilustrasi

Pimpinan kepolisian akhirnya angkat bicara terkait aksi senyap penangkapan sejumlah terduga terorisme di wilayah Palembang dan Banyuasin, Provinsi Sumsel. Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, mengatakan, total ada tujuh orang yang diamankan tim gabungan Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti-Teror (AT) Mabes Polri dan Satuan Tugas (Satgas) Anti-Teror Polda Sumsel.

“Mereka semua sudah diamankan di Mako Brimob dan indikasi keterlibatan mereka masih dalam pengembangan,” jelas Zulkarnain. Dugaan awal, ketujuh orang ini ada termasuk dalam kelompok Jamaah Anshorut Khilafah (JAK) yang berbaiat dengan Islamic State in Iraq and Syria (ISIS). “Jadi, mereka ini adalah masuk kelompok yang amir-nya Abu Husnah, berbasis di Solo, Jawa Tengah,” sambung Kapolda.

Orang-orang ini diduga ikut dan terlibat dalam idad di wilayah Kecamatan Kertapati-Kota Palembang serta rutin adakan taklim khusus bersama anggota kelompok JAK Palembang. Diakuinya, salah seorang yang diamankan baru berusia 21 tahun. Ayah pemuda itu beberapa tahun lalu ditangkap di Lampung karena diduga terkait kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD). “Ini semua membuktikan kalau sel-sel terorisme di Sumsel masih ada. Tapi, terus dipantau dan cepat diantisipasi,” ujar Zulkarnain. Ditegaskan Kapolda, penangkapan ketujuh terduga teroris merupakan upaya untuk menciptakan suasana kondusif jelang pelaksanaan Asian Games 18 Agustus-2 September dan Pemilu 2019.

Dengan begitu, nantinya para tamu dari berbagai negara yang datang ke Bumi Sriwijaya tidak dihantui aksi terorisme dan berbagai kejahatan lain yang meresahkan. Dia menjelaskan, gerakan JAK ini tidak begitu agresif seperti JAD.

Namun, sel-sel jaringan ini tetap tidak boleh dibiarkan berkembang. Densus 88 AT berusaha mencegah gangguan dari jaringan ini dengan melakukan pengamanan terhadap orang-orang yang diduga terkait dengan JAT ini. Bahkan, jika dinilai cukup bukti, maka mereka akan ditetapkan sebagai tersangka dan kasusnya dinaikkan ke tingkat penyidikan. (vis/ran/ce1)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!