Sedang Latihan, Atlet Balap Sepeda Diseruduk Mobil

Ilustrasi.

JAKARTA – Panpel Asian Games (INASGOC) sedang gembira. Mereka mendapatkan tambahan sokongan dalam sukseskan penyelenggaraan Asian Games XVIII/2018 Jakarta-Palembang.

Ini setelah mereka menerima tambahan sponsor dari 21 badan usaha milik negara (BUMN) dan swasta. Kepastian ini dapat setelah dilakukan tanda tangan kerja sama di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Jumat, dengan disaksikan Wapres Jusuf Kalla sebagai Dewan Pengarah Asian Games 2018.

Hadir pula dalam kesempatan itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, Puan Maharani, yang juga Wakil Ketua Pengarah Asian Games 2018, serta Menteri BUMN Republik Indonesia, Rini Soemarno, dan Ketua INASGOC Erick Thohir.

Ketua INASGOC Erick Thohir pun menjelaskan bahwa sejak melakukan lobi kepada perusahaan swasta maupun BUMN untuk sukseskan Asian games 2018, ada 43 perusahaan yang sudah bermitra. Mereka ada yang bekerja sama memberikan cash money, ada juga yang barter barang.

“Penandatanganan sponsorship Asian Games 2018 mencerminkan kepercayaan dan dukungan dari kalangan badan usaha, baik nasional, swasta, dan bisnis internasional terhadap kesuksesan Asian Games 2018. Hal ini sudah pasti memotivasi dan memacu kami sebagai penyelenggara untuk bekerja lebih keras lagi dalam mempersiapkan dan menggelar Asian Games,” ucap Erick.

Dijelaskan bos klub Serie A Italia, Inter Milan ini, target awal yang diberikan untuk jumlah dana tunai sponsor penyelenggaraan Asian Games 2018 adalah Rp300 miliar. Berkat kerja sama yang luar biasa dengan para sponsor, kini dana sponsor penyelenggaraan Asian Games 2018 telah mencapai Rp780 miliar atau meroket sekitar 160 persen dari perkiraan awal. Positifnya respons dunia usaha ini membuatnya menancapkan mimpi lebih tinggi bahwa Indonesia sudah seharusnya berani jadi tuan rumah Olimpiade pada 2032 nanti.

Baca Juga :  Paranormal ini Bersedia Obati Jupe Asal...

“Jika penyelenggaraan Asian Games 2018 ini dinyatakan sukses, Indonesia berani maju untuk mengincar sebagai tuan rumah pada Olimpiade 2032. Apalagi pada penutupan Asian Games 2 September nanti, rencananya Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC) Thomas Bach akan hadir,” terangnya. “Saya mengucapkan terima kasih atas keikutsertaan dan dukungan dari para sponsor. Hal ini menunjukkan sinergi dan kerjasama sebagai bangsa Indonesia yang luar biasa demi menyukseskan Asian Games 2018 yang persiapannya sudah mencapai 96% ini,” jelas Wapres RIJusuf Kalla dalam sambutannya.

Tragisnya, di saat INASGOC banjir dukungan, atlet balap sepeda mengalami kecelakaan saat berlatih di tanjakan Emen, Subang, Jawa Barat. Nama pembalap itu Hari Fitrianto. Dia ditabrak mobil dari belakang saat mengayuh sepeda pada tanjakan. Hari
kemudian dibawa ke puskesmas di daerah Cagak yang kemudian merujuk dia ke RS Advent di kota Bandung karenanya lukanya cukup berat.

“Hari merupakan atlet cadangan timnas untuk nomor road. Kondisi terakhir gegar otak sedang, bagian muka kanan pelipis, tulang pipi dan tulang gusi retak sehingga menunggu kondisi stabil akan dipasang pen. Atas kejadian ini, kami dari PB ISSI sangat tidak merekomendasikan atlet negara lain yang ingin berlatih di sana kecuali dengan koordinasi dan pengawalan dari federasi dan kepolisian,” ungkap Raja Sapta Oktohari, ketua PB Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI). (kmd)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!