Seleksi Serentak ala Festival Akuatik di Jakabaring

AQUATIK: DI tempat inilah akan diadakan seleksi seleksi empat cabang olahraga (cabor) dari lima cabor di bawah naungan PB PRSI. Foto: net

JAKARTA – Sejarah akan terukir di Kolam Renang Jakabaring Akuatik Stadium, Palembang, Sumatera Selatan. Di kolam renang warisan SEA Games 2011 itu, untuk kali pertama Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI) akan serentak melakukan seleksi empat cabang olahraga (cabor) dari lima cabor di bawah naungan PB PRSI. Keempat cabor itu adalah renang, renang indah, loncat indah, dan polo air.

Seleksi serentak ini akan dikemas dalam Kejurnas bertajuk “Festival Akuatik Indonesia 2017” pada 21 April hingga 1 Mei mendatang. Peserta dari ajang ini atlet berusia 9-16 tahun. “Ini kali pertama dilakukan PB PRSI gelar Kejurnas dalam konsep multieven. 4 cabor dalam 1 kegiatan. Ini kami lakukan sebagai persiapan menyambut Asian Games dimana kita jadi tuan rumah,” ungkap Sekjend PB PRSI Ali Patiwiri kepada wartawan di Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (17/4).

Ajang ini, lanjut Ali, diramaikan kelompok umur dan senior. Animonya luar biasa karena hampir seluruh pengurus provinsi (pengrov) mengirim atlet terbaiknya pada Festival Akuatik tersebut. Para atlet yang saat ini sedang menjalani pemusatan latihan nasional (pelatnas) proyeksi SEA Games 2017, juga ambil bagian. Kejurnas yang akan dibuka oleh Menpora Imam Nahrawi ini bisa menjadi momentum promosi dan degradasi mengingat penetapan final atlet sebelum ke SEA Games akan diputuskan antara Mei dan Juni mendatang.

Baca Juga :  3.000 Goweser Jajal Indramayu

Sebagaimana diketahui, pada SEA Games Malaysia 2017 Agustus nanti, PB PRSI ditarget
lima emas dari renang, renang indah, loncat indah, dan polo air. “Kami ditarget lima emas dan Insyallah target itu bisa dipenuhi,” tegasnya. “Kami juga berterima kasih kepada Pak Gubernur Sumsel (Alex Noerdin). Beliau langsung menginstruksikan untuk membenahi venus akuatik di Jakabaring begitu dipercaya jadi tuan rumah. Kami sudah ke sana mengecek kesiapan dan pelataran, semua ready digunakan,” lanjut Ali.

Sementara Komisi Teknik Renang Akbar Nasution mengatakan, selain seleksi serentak empat cabor, Kejurnas di Jakabaring ini juga memakai pola baru. Yaitu, pemakaian sistem seleksi mulai seri lalu final. Sistem ini mengacu pada regulasi internasional. Nanti akan diambil peringkat delapan besar dengan catatan waktu
terbaik. Mereka masuk final A yang akan memperebutkan juara, sekaligus menjadi ajang
seleksi untuk tim nasional. Sedangkan final B, diisi atlet peringkat 9-16 akan dipantau untuk perbaikan database nasional.

“Peserta mencapai 421 atlet dari 25 pengprov. Jumlah ini meningkat jika dibandingkan Kejurnas sebelumnya yang hanya di bawah 300 peserta. Kami berharap nanti akan muncul bibit-bibit andal dari event ini,” ungkap Akbar.(kmd)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!