Sepeda Nusantara Lintasi Ngawi, ini Kata Bupati

Peserta Sepeda Nusantara. foto: istimewa

NGAWI – Bupati Ngawi Budi Sulistiyono bangga daerahnya dilalui Sepeda Nusantara 2018. Ini karena program Ayo Olahraga milik Kemenpora tersebut sangat membantu naikkan popularitas salah satu daerah di Jawa Timur tersebut. Terutama dari sisi destinasi pariwisata.

Sepeda Nusantara memang sengaja untuk memperkenalkan kekayaan Ngawi. Karena itu rutenya sengaja dipilih melintasi kawasan dekat dengan destinasi wisata. Rute yang ditempuh setelah melakukan start di Paseban, melewati jalan Jaksa Agung Suprapto DR Soetomo, Trunojoyo, Bernadit, M Duriat, kemudian melintasi jembatan Watualang yang di bawahnya dialiri aliran Ssungai Bengawan Solo, serta Jembatan Ngawi Pitu.

Sepeda Nusantara 2018 di kota yang bermoto “Ngawi Ramah” itu mampu mengajak lebih
dari 3.000 masyarakatnya untuk berolahraga mengayuh sepedanya sepanjang 15 Km. Tak
ketinggalan pula ikut bergowes diperhelatan ini Asdep Pengelolaan Olahraga Rekreasi Teguh Raharjo dan Asdep Peningkatan IPTEK dan IMTAQ Pemuda Hamka M Noer yang merupakan perwakilan dari Kemenpora.

“Terima kasih kepada pihak Kemenpora dalam hal ini Menpora Imam Nahrawi, Ngawi kembali menjadi salahsatu penyelenggara olahraga massal di mana kini bertajuk Sepeda Nusantara 2018, karena melalui program ini, sekaligus mengeksplor destinasi wisata kami yang memiliki pesona luar biasa, seperti benteng Van Den Bosch, musium Trinil dan monumen Soeryo yang merupakan kawasan wisata sejarah, serta kawasan wisata dataran tinggi seperti air terjun pengantin, lokasi pertapaan Jaka Tarub, pemandian
Hargo Dumilah dan masih banyak lainnya,” terang Budi Sulistyono.

Baca Juga :  22 Mei, Dodi-Benni Resmi Dilantik

Bupati yang akrab disapa Kanang itu juga mengatakan jika Ngawi pun kini tengah tumbuh melalui pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah era kepeminpinan Jokowi yang bertujuan untuk mengejar ketertinggalan dari negara lain melalui Program PISEW (Pengembangan Infrstuktur Sosial Ekonomi Wilayah).

Ini menyusul telah diresmikannya pengoperasian jalan tol ruas Ngawi-Kertosono untuk Seksi 1 hingga Seksi 3 mulai dari Ngawi hingga Wilangan sepanjang 49,51 Km, karena infrastruktur adalah salah satu fondasi penting yang sangat fundamental bagi sebuah bangsa untuk dapat bersaing dengan negara tetangga.

Asdep Pengelolaan Olahraga Rekreasi Teguh Raharjo mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan cara pemerintah dalam menggerakkan masyarakat untuk berolahraga hingga ke seluruh Indonesia.

“Hari ini kegiatan Sepeda Nusantara berlangsung di Ngawi dan Palangkaraya. Ini membuktikan jika komitmen pemerintah yang ingin sekali menggerakkan masyarakat agar berolahraga untuk sehat dan bugar. Ini akan menjadi salahsatu model bagi daerah yang lainnya, sehingga seluruh masyarakat Indonesia bergerak untuk berolahraga salah satunya melalui bersepeda ini,” tegas Teguh Raharjo yang memanfaatkan momentum ini untuk sosialisasi Asian Games dan Asian Para Games 2018. (kmd)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!