Serunya Jadi Leadership Sekolah

“Pemimpin harus cukup dekat dengan yang dipimpinnya agar bisa memahami kondisi mereka tetapi harus cukup jauh juga agar bisa bisa memotivasi mereka..”-(John Maxwell)
Dari kutipan john Maxwell dimana menjadi leader nggak hanya memimpin saja tetapi harus menjadi seorang panutan yang baik dan memotivasi. Bicarain soal leader, pasti dibenak kalian langsung tertuju kepada ketua kelas, ekstrakurikuler, OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah), dan masih banyak lagi deh, hayoo. Yap, Menjadi leader sekolah memang perlu modal yang banyak bukan tampang doang generasi Z tetapi harus mempunyai eksistensi prestasi yang beken abis dan kreativitas yang tinggi dalam mengeluarkan ide dan pendapat yang patut diacungin jempol. Wah, nggak heran generasi Z ketika ajang pemilihan ketua OSIS ataupun ketua kelas memang sangat membutuhkan beberapa tahap seleksi supaya bisa lolos. Selain itu, ada banyak hal keseruan yang bisa kalian dapatkan menjadi seorang leader, wah seru bangetkan! Nah, kira-kira seperti apa ya pengalaman generasi Z selama menjabat sebagai ketua OSIS dan ketua kelas ? Penasaran? Let’s See.

Siapa sangka pekerjaan menjadi seorang pemimpin itu mudah? Menjadi seorang pemimpin itu harus siap sanggup berkorban dan berani mengambil resiko, wah kebayangkan tanggung jawab itu merupakan sesuatu pekerjaan yang berat generasi Z. Yap, apalagi jika kalian menjadi ketua OSIS dimana ruang lingkup cakupannya sangatlah luas yaitu sekolah berbeda dengan ketua kelas yang cakupannya cukup dikenali bersama teman-teman sekelas tetapi tidak menutup kemungkinan ketua kelas juga bisa mengekspresikan dirinya layaknya seperti ketua OSIS yang juga bisa eksis melalui prestasi, skill dan keterampilan yang dimiliki.
Dalam hal kegiatan diantara ketua OSIS dan ketua kelas pun sama-sama memiliki tanggung jawab yang besar lho. Dimana ketua OSIS harus bisa menghandle jalannya acara dengan baik dan bertanggung jawab supaya acara yang digelar disekolah seperti pentas seni, masa orientasi, perpisahan sekolah dan masih banyak lagi dan berjalan dengan baik dan spektakuler. Lalu, nggak kalah besar tanggung jawab yang dimiliki oleh ketua kelas yaitu dia harus mampu menjadi pemimpin kelas yang baik, tegas dan bijaksana, dimana menjadi ketua kelas itu nggak mudah lho generasi Z, ketua kelas harus siap berani mengambil resiko tanggung jawab yang besar ketika kelas yang dipimpin melakukan kesalahan seperti ada sesuatu kehilangan barang atau berhadapan dengan teman-teman kelas yang super ribut, nah kalian kalau jadi ketua kelas harus siap mental dan batin ya generasi Z.
Asiknya jadi ketua OSIS juga kalian bisa memiliki banyak teman dari berbagai kelas ataupun bisa dikenali oleh guru-guru disekolah seperti halnya yang dirasakan oleh Miftah siswa MAN.1 Palembang ini memikiki cara asik tersendiri menjabat sebagai ketua OSIS “Proses menjadi seorang yang disenangi dan disegani emang gak mudah tapi ya berangsur-angsur kita bisa menyesuaikan aja sesuai kondisi. Jadi ketua itu emang gak segampang yang dibicarakan dan yang kita liat nyatanya kerja keras seorang ketua itu emang butuh perjuangan banget contohnya mengatur siswa saat upacara dan senam. tapi meskipun banyak tanggung jawab yang harus dilaksanakan gak menutup kemungkinan buat jadi siswa yang berprestasi mungkin gak dari akademik mungkin dari non-Akademik, pokoknya asik banget deh ” ujar Miftahibatullah Ketua OSIS MAN 1 Palembang
Berbeda dengan sensasi jadi ketua kelas yang dirasakan oleh Arif SMK Muhammadiyah 1 ini harus dipenuhi fisik yang kuat lho “Jadi ketua kelas itu susah karna kerjanya emang extra banget meskipun didalam kelas tapi yah kerjanya every time kayak mengingatkan jadwal piket yang harus datang pagi, menghandle kondisi kelas dan mengamankan kelas. Yang susah itu kalo kita dihadepin sama temen yang susah banget buat diatur apalagi sukanya rumpi gitu kan ribet,” ungkap Arif Miftach Ketua kelas SMK Muhammadiyah 1 Palembang
Leadership is action! Not position. Yap, sebelum menjadi pemimpin kalian harus ingat bahwa kepemimpinan adalah tindakan yang kita lakukn bukan hanya sebuah posisi. Jadi sudah siapkah generasi Z menjadi Leadership sekolah yang baik?

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!