Serunya Meluncur dengan Flying Fox di Semende

MUARA ENIM — Flying Fox, saat ini menjadi permainan yang sangat populer dan disukai semua kalangan. Mulai dari anak-anak dan dewasa di Kabupaten Muara Enim, khususnya di kawasan Pematang (Bukit Kecil) Semende.

Marsal, warga Muara Enim yang datang ke lokasi flying fox Wisata Talang Gudang, Kecamatan Semende Darat Laut, mengakui keseruan meluncur di kawat baja dari atas ketinggian.

“Kita harus memakai pengaman standar internasional yang dipakaikan instruktur. Tanpa instruktur, tak akan bisa memakainya sendiri karena terlalu ribet,” ujar Marsal yang mengaku deg-degan saat menjajal permainan ini, Minggu (16/7).
Marsal menambahkan, harus memakai sarung tangan dan helm sebagai perangkat pengaman lainnya.

Setelah siap, akan dihubungkan dengan tali sebagai pengaman untuk melindungi jika jatuh atau terpeleset sewaktu naik ke tiang besi yang telah disiapkan.
“Di ketinggian kurang lebih 4–7 meter dari permukaan tanah dari tiang besi tersebut, ada pondok di sekitar itu,” ujarnya. Tempat pijakan untuk meluncur, berupa papan dari kayu yang tidak terlalu lebar.

Tantangan sudah dimulai saat kita mulai menaiki tangga yang menempel di tiang besi. Memanjat dengan sudut 90 derajat, membuat kaki gemetar dan jantung berdebar kencang. Terlebih ketika sampai di papan tempat peluncuran, untuk menyesuaikan agar bisa duduk saja rasanya sulit sekali. “Apalagi saat harus melihat ke pemandangan yang sangat indah, talinya panjang sekali,” ucapnya.

Baca Juga :  Buron Empat Tahun, Pencuri Motor ini Dicokok

Masih menurut Marsal, di tempat peluncuran sudah ada instruktur yang akan mengaitkan pengaman yang sudah dipakai dengan yang tergantung di kabel baja stainless dan katrol yang akan membawa meluncur ke bawah. Ada dua tali sebagai tempat pegangan tangan. Saat akan menjatuhkan kaki inilah dibutuhkan keberanian, sebab beban tubuh akan tertarik gravitasi bumi.

“Sungguh permainan yang sangat mendebarkan untuk menguji nyali serta keberanian kita mengatasi rasa takut dan takut akan meluncur di tali baja itu,” ungkapnya. (roz/lia/ce4)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!