SFC Harus Benahi Pertahanan

Foto: Kris Samiadji/Sumeks

Tambahan tiga poin langsung mengangkat posisi kesebelasan ber-jersey kuning di klasemen sementara. Dari posisi 12, kini menduduki posisi 5 dengan poin 10. Sriwijaya FC hanya kalah agregat gol dari Persipura yang menemati posisi 4 klasemen, juga dengan poin 10.

Meski menang lawan Barito Putera di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Sabtu sore (13/5) Sriwijaya FC juga sedikit mendapat kritik terkait lini pertahanan. Yah, pekan ke-6, lagi-lagi gawang Teja Paku Alam kebobolan dua gol. Artinya, sudah tujuh gol Sriwijaya kebobolan, dari enam pertandingan.

Nah, pada laga berikut lawatan ke PSM Makassar, (21/5) pertahanan harus benar-benar bagus. Kalau tidak, bisa saja klub yang baru berdiri 12 tahun ini pulang dengan tangan hampa. Karena tuan rumah selalu menang dalam tiga laga kandang. Masing-masing menang 1-0 atas Arema, 10 atas Persija, dan terakhir unggul 3-1 dari Persela.

“Ya, benar. Untuk dua gol itu kesalahan individu. Semua pasti perlu perbaikan. Tetapi terpenting, semua pemain mulai paham filosofi bermain saya. Yakni semua harus bekerja keras, sampai 90 menit pertandingan,” tambahnya.

Sementara itu, Winger Sriwijaya FC, Yohanis Nabar, juga mengaku senang bisa kembali dipercaya pelatih untuk turun. Meskipun hanya sebagai pemain pengganti, baginya yang terpenting tim bisa memperoleh kemenangan. “Saya turun untuk tim. Di laga ini, saya belum sempurna. Tetapi ke depan, saya akan memberikan penampilah yang lebih baik lagi,” tuturnya.

Baca Juga :  Ini Jawara Jawa Pos Fit Sumatera Ekspres

Terpisah, Pelatih Barito Putera, Jacksen F Thiago, menuturkan kekalahan ketiga ini jelas cukup berat untuk Laskar Antasari, julukan Barito. “Sebenarnya tim, harusnya bisa mendapat hasil lebih baik dari ini. Kita bisa dibilang buruk karena ada beberapa momen yang harusnya tidak terjadi. Tetapi, kita harus bangkit, kita harus kembali ke lapangan lagi, untuk bisa mendapat poin ke depan,” ujar Jacksen.

Mantan juru taktik Persipura ini pun, tak menampik bukan harus memperbaiki dari sisi kulitas taktik. Tetapi mental bermain, yang kini cukup menurun. “Tetapi ini jadi tugas saya, bagaimana harus bisa kembali mengembalikan kepercayaan diri pemain ke semula. Karena tantangan ke depan pasti akan lebih berat,” tukasnya. (cj11/ion/ce1)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!