SFC Siap Manfaatkan Lini Belakang Green Force yang Keropos

SURABAYA – Sriwijaya FC harus bisa memanfaatkan celah dari Persebaya. Ya, dalam duel pekan kelima Liga 1 2018 di Stadion Gelora Bung Tomo, malam ini (live Indosiar, pukul 18.30 WIB) lini belakang klub asal Surabaya ini keropos. Green Force–julukan Persebaya–bakal tidak diperkuat bek andalannya, Otavio Dutra.

Tidak ada kata lain menyerang sejak menit awal jadi satu-satunya pilihan untuk mengamankan tiga poin dari sang rival. Meski demikian, pelatih Rahmad Darmawan juga tetap mengingatkan anak asuhnya untuk tetap menjaga keseimbangan antara menyerang dan bertahan.

Mengingat Peraebaya tak mau dipermalukan di hadapan pendukungnya. “Kita tahu Persebaya main lebih cepat dari lawan sebelumnya (Persipura, red) sehingga harus tetap fokus di pertandingan nanti,” ujar RD, sapaan akrabnya, kemarin.

Mantan pelatih Arema, Persija dan Persipura ini menjelaskan, poin penuh jadi salah satu target tim Laskar Wong Kito bertandang ke Surabaya. Oleh karena itu, ia berupaya memaksimalkan pertandingan meski hanya datang dengan 20 pemain.

Pria yang musim lalu arsiteki T-Team Malaysia itu mengaku, optimisme yang dibawa kali ini akan membuahkan hasil, mengingat Sriwijaya FC juga butuh poin untuk mengamankan posisi di klasemen. Kini Hamka Hamzah dan rekan-rekan masih tercecer pada posisi 13. “Kita tahu dipertandingan awal agak kurang maksimal. Ini jadi kesempatan berbenah dan meningkatkan raihan poin,” tambah Suami Dinda Ety ini.

Hal senada juga diungkapkan oleh Makan Konate gelandang serang Sriwijaya FC. Dalam konferensi pers sebelum pertandingan ia berharap bisa main baik untuk memberikan kontribusi positif bagi tim.

Konate mengakui kelemahan yang dimiliki Sriwijaya FC di beberapa pertandingan ke belakang. Salah satunya adalah kurang tenangnya pemain sehingga bisa kecolongan. “Sekarang kita harus lebih baik. Harus manfaatkan setiap kesempatan dan insya Allah bisa dapat poin penuh,” ujarnya.

Pemain asal Mali itu menyadari jika Persebaya sulit dikalahkan jika bermain di hadapan pendukungnya. Tekanan Bonek, menurutnya hal biasa jika tim bermain di kandang lawan. “Kita berusaha profesional saja. Tidak ada masalah untuk itu karena mereka juga akan merasakan yang sama jika main di kandang lawan,”sambungnya.

Di sisi lawan, pelatih Persebaya, Alfredo Vera mengaku telah menyiapkan pengganti Otavio Dutra. Fredi Imbiri kemungkinan besar akan diturunkan sebagai starter. Begitu juga dengan calon pengganti Robertino Pugliara. “Melawan Sriwijaya FC, kita tidak bisa main-main. Mungkin kita akan main dengan orang yang beda. hanya saja tetap akan pola yang sama,” tukasnya. (aja/ion/ce1)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!