Si Doel Main di Bioskop

DITUNGGU 14 TAHUN: Rano Karno diapit Maudy Koesnaedi (kiri) dan Cornelia Agatha. Mereka kembali beradu peran dalam Si Doel the Movie yang merupakan lanjutan Si Doel Anak Sekolahan. Foto: JPG

Sekitar 14 tahun lalu, penonton Si Doel Anak Sekolahan menyaksikan Si Doel (Rano Karno) dan Sarah (Cornelia Agatha) menikah di layar televisi. Ini membuat ”kubu” pemuja Si Doel-Zaenab (Maudy Koesnaedi) tak terima dan ingin Si Doel memilih Zaenab sebagai istri. Penggemar Si Doel meminta sinetron yang populer pada 1990-an itu dibuat lanjutannya.
Rano Karno menangkap peluang tersebut. Dua tahun yang lalu, mantan Plt gubernur Banten itu memutuskan membuat lanjutan kisah sinetron Si Doel Anak Sekolahan. Alih-alih dalam bentuk sinetron, Rano membuatnya dalam bentuk film bioskop. Dia yang menjadi sutradara dan penulis naskahnya.
Berjudul Si Doel the Movie, kisah yang diangkat seputar hidup Si Doel setelah menikah dengan Sarah. Namun, Sarah ternyata pergi ke Belanda dan tidak pernah memberikan kabar. Si Doel yang sudah memiliki seorang anak dari Sarah lantas menikah dengan Zaenab. Suatu ketika, Si Doel memutuskan ke Belanda untuk menemui Sarah. Jadilah Zaenab yang galau menunggu kepulangan Si Doel ke Jakarta.
Di film tersebut, ujar Rano, dirinya akan menjawab pertanyaan yang sering ditemui. ”Banyak banget tuh yang nanya, Si Doel milih Sarah atau Zaenab?” katanya. Melalui Si Doel the Movie, Rano berharap bisa menjawab kisah cinta segi tiga yang dulu membuat penonton betah menyaksikan layar kaca bersama keluarga.
Si Doel the Movie memasuki masa produksi secara resmi sejak Rabu (7/3). Syuting dilakukan di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Sebuah rumah bapang khas Betawi dibangun khusus untuk keperluan film tersebut. Rumah itu dilengkapi perabotan layaknya rumah layak huni. Di depannya, ada warung tempat ibu Si Doel, Mak Nyak (Aminah Cendrakasih), berdagang. Opelet biru yang sering dikemudikan Doel pun ada.
Proses syuting di Belanda rupanya membuka peluang bisnis. Sebuah travel agency, RH Wisata, membuka tur tiga negara (Belanda, Prancis, dan Belgia) selama delapan hari pada 6–14 April mendatang. Saat berada di Belanda, ada satu hari khusus bagi peserta tur untuk menyaksikan proses syuting Si Doel the Movie.
Perwakilan RH Wisata Anita mengungkapkan, pihaknya sudah mendapat izin serta berkoordinasi dengan Rano dan Karnos Film untuk melihat proses syuting. ”Kebetulan jadwal syuting di Belanda bersamaan dengan jadwal tur,” ungkap Anita.
Sejauh ini, sudah ada delapan peserta tur yang mendaftar. Jumlah tersebut disesuaikan jadwal wawancara untuk visa, yaitu sekitar dua minggu sebelum keberangkatan.
Berkaitan dengan proses syuting, Rano tidak kesulitan mengajak para cast lama untuk terlibat lagi dalam proyek Si Doel the Movie. Dua tahun lalu, sebelum syuting, Rano mengajak beberapa cast makan malam. Antara lain, Maudy dan Cornelia. Mereka langsung antusias. Demikian pula cast lain yang diajak belakangan.
Proses syuting sebenarnya sudah dimulai setahun lalu. Khusus untuk adegan Mak Nyak yang tetap diperankan Aminah. Kondisi Mak Nyak eh Aminah yang kini lumpuh dan buta akibat sakit membuat Rano ingin merampungkan syuting yang melibatkan Mak Nyak terlebih dahulu. ”Ajaibnya, Bu Aminah bisa langsung cepat hafal dialog dan kelarin syuting delapan scene dalam sehari lho,” cerita Maudy yang beradu peran dengan Aminah.
Mandra dan Suti Karno, pemeran Atun, juga akan ikut terlibat. Mereka sangat mendukung niat Rano membawa nostalgia ke hadapan penggemar. Meski demikian, Rano tetap saja merasa ada yang kurang. Sebab, sebagian pemain sudah tiada. Misalnya, Benyamin Sueb (pemeran Babe, ayah Si Doel), Basuki (pemeran Karyo, kekasih Atun), Pak Tile (pemeran Engkong Ali), dan Bendot. ”Itu sebabnya, kami yang masih tersisa punya tanggung jawab membuat film ini luar biasa,” ungkapnya.
Rano pun menggandeng cast baru. Antara lain, Abi Kartubi (pemeran Abi, anak Atun dan Karyo) serta Reybong (pemeran Dul, anak Si Doel dan Sarah).
Menurut Rano, kemunculan mereka di film menjadi titik awal diproduksinya sinetron baru. Di sinetron yang masih dalam tahap perencanaan itu, kehidupan Dul sebagai anak Si Doel akan mengemuka. ”Supaya generasi milenial bisa kenal cerita Si Doel lah,’’ harapnya.
Selain mempertahankan cast dan cerita, OST Si Doel Anak Sekolahan tak ketinggalan. Rano menggandeng band Armada yang akan membawakan OST tersebut. Rencananya, OST itu akan dibawakan mendekati versi aslinya alias minim rearansemen. ”Sebisa mungkin mirip supaya feel dan nostalgianya dapat,” kata Rizal, vokalis Armada.
Kemunculan Armada menjadi andalan Rano agar Si Doel the Movie bisa menarik khalayak luas. Selain ditonton generasi 90-an, Rano ingin filmnya bisa dinikmati generasi zaman now. Selain itu, dengan menggandeng Falcon Pictures, dia optimistis promosi film bisa lebih bagus. Si Doel the Movie rencananya tayang menjelang akhir 2018. (len/c20/nda)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!