Siap Kalah, Tekan Fakta Integritas

SOSIALISASI: Empat bakal pasangan calon Pilgub Sumsel 2018 dikenalkan lewat baliho yang dipasang di Km 5. Foto: Kris/Sumatera Ekspres

KPU Kabupaten/Kota ikut membagi zona kampanye seperti halnya Pilgub Sumsel. Beberapa KPU sudah menentukan, dan beberapa lagi memastikan sebelum masa kampanye sudah clear. Seperti apa?
————————————

PILKADA 2018 damai salah satu target yang harus dicapai. Karena itu penting bagi KPU untuk merancang zona kampanye agar tidak ada perselisihan. Lahat contohnya, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lahat, Samsulrizal Nusir Bsc, mengaku pihaknya membagi 5 zona kampanye.
Masing-masing zona 1 di Kota Lahat, 2 Merapi Barat, Timur dan Selatan, 3 Pulau Pinang, Gumay Ulu, Pagar Gunung, Tanjung Tebat, Kota Agung dan Mulak Ulu.

“Berikutnya, zona 4 di antaranya Tanjung Sakti Pumi, Pumu, Jarai, Pajar Bulan, Suka Merindu, dan Muara Payang, lalu zona 5 Gumay Talang, Pseksu Kikim Timur, Tengah, Selatan dan Barat,” terangnya.
Diakuinya, hari ini pihaknya juga akan menetapkan paslon dengan asumsi 5 pasangan. “Akan ada penandatanganan fakta integritas siap menang dan kalah pada 14 Februari,” jelasnya. Mereka juga nanti pawai keliling Kota Lahat, untuk memperkenalkan sekaligus sosialisasi.
Komisioner KPU Banyuasin, Salinan mengaku khusus wilayahnya dibagi 5 zona kampanye. “Sehingga nanti waktu dan tempatnya akan kita bagi secara bergantian kepada paslon untuk kampanye,” bebernya.
Hanya saja, sebelum pengumuman, pihaknya enggan menjelaskan paslon-paslon yang lulus. “Tunggu saja besok (hari ini, red),” jelasnya.
Tapi diperkirakan paslon lebih banyak dari daerah lain, yaitu Syaiful Bakhri–Agus Salam, Askolani–Slamet Somonsentono, Agus Yudiantoro–Hazuar Bidui, Arkoni–Hazwar Hamid, dan calon perseorangan Buya HM Husni Thamrin Madani-Supartijo. “Calon perseorangan sudah memenuhi syarat verifikasi dukungan faktual KTP,” ungkapnya.
Ketua KPUD Muara Enim, Rohani SH mengatakan zona kampanye sudah ada, namun masih akan ditetapkan nanti dan
rapatnya 14 Februari. “Semua ada tahapannya, nanti hasil zonanya akan dikeluarkan Surat Keputusan (SK) dari KPU,” ungkapnya.
Untuk penetapan paslon, pihaknya belum mau memastikan. “Sejak awal ada empat pasangan calon, sampai sekarang juga demikian, tapi pasangan mana saja itu nanti,” ujarnya.
Khusus Pilwako Palembang, KPU masih melakukan pengkajian dan pembahasan zona kampanye. “Masih kita bahas. Mungkin Selasa (besok, red) baru final,” ujar Komisioner KPU Palembang, Abdul Karim Nasution.
Diketahui Palembang memiliki 18 kecamatan, 2 di antaranya kecamatan baru yaitu Kecamatan Jakabaring dan Ilir Timur III. Zona kampanye berdasarkan jumlah kecamatan di Palembang tersebut. “Kita masih akan tentukan berapa jumlah zona dan jumlah kecamatan untuk setiap zona-nya,” pungkasnya.
Ketua KPUD OKI, Dedi Irawan mengungkapkan tiga bakal calon Bupati-Wakil Bupati OKI sudah memenuhi syarat. “Setelah penetapan, kita minta paslon melaporkan dana kampanye awal termasuk pelaksanaan deklarasi,” tegasnya.
Pihaknya sendiri sudah tetapkan enam zona kampanye. Zona 1 Kayuagung, Pedamaran, dan Tanjung lubuk. 2 Pampangan Sirah Pulau Padang dan Jejawi. 3 Pangkalampam, Air Sugihan dan Tulung Selapan. Zona 4 berada di China, Sungai Menangis dan Pedamaran Timur. Kemudian 5 Teluk Gelang, Mesuji Raya dan Lempuing Jaya. Terakhir Lempuing, Mesuji dan Menjadi Makmur. “Setiap paslon berhak kampanye 3 hari di tiap zona,” tuturnya.
Kampanye yang boleh dilakukan yakni dialogis, terbatas, dan akbar. “Kampanye dilarang mengandung unsur SARA, memfitnah paslon lainnya, dan kampenye di tanggal merah,” tandasnya.
Ketua KPU Empat Lawang, Mobius Alhazan mengatakan, bakal calon jalur perseorangan, H Yulizar Dinoto-H Kison Syahrin tak bisa lanjut ikuti Pilkada Empat Lawang.
Karena dukungannya kurang, hanya 10.156 dari syarat minimal 18.147,” ujarnya.

Baca Juga :  Usulan Anggaran Dinilai Terlalu Besar

Saat ini paslon yang diperkirakan memenuhi syarat hanya dari parpol yakni H David Hadrianto-H Eduar Kohar dan H Joncik Muhammad-Yulius Maulana. “Mungkin seperti itu, nanti kita lihat rapat pleno besok (hari ini, red),” tukasnya.
Untuk Pilwako Pagaralam, diperkirakan akan ada enam paslon. Yaitu dr Hj Ida Fitriati MKes-Ir Armansyah MM (IdaMan), Ir GunawanMT-Febrianto SSi SH (Gun-Febri), Novirzah Djazuli SE-H Suharindi SJ SPd MM(NS), Alpian Maskoni SH- Muhammad Fadli SE (Alfad), Ludi Oliansyah ST-Drs HAfachri MM (LA) dan Hermanto SH MSi-Ir Musabaqo (HM).
Ketua KPU Kota Pagaralam, Yenli Elmanoferi menerangkan enam bapaslon Wako dan Wawako Pagaralam sudah melengkapi semua syarat. “Syarat pencalonan dan calon, semuanya lengkap,” ujar Yenli usai rapat pleno rekapitulasi dukungan perbaikan bapaslon di kantor KPU, kemarin.
Meskipun sudah memenuhi semua syarat, Yenli belum mau menyatakan keenam bapaslon itu sebagai calon tetap. “Tunggu besok (hari ini, red). Siapa tahu ada yang mengundurkan diri,” ujar dia.
Terpisah, sejauh ini bapaslon optimis bisa lolos jadi paslon. Balon Wawako Pagaralam, Armansyah menyebut, syarat pencalonan dan calon sudah dipenuhi. “Kalau ada perbaikan,
tentu ada pemberitahuan dari KPU maupun Panwas,” kata dia.
Sementara balon Wako Pagaralam dari jalur perseorangan, Novirzah Djazuli menyatakan syarat pencalonan dan calon sudah terpenuhi dengan baik. Karena itu dia optimis akan jadi calon tetap. “Kami tidak ada perbaikan,” ujarnya. (roz/gti/qda/way/uni/roz/eno/ald/fad)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!