Siapkan Tempat Khusus

PELETAKAN BATU: Peletakan batu pertama untuk pusat oleh-oleh atau souvenir, Jumat (11/5). Foto:Adi/Sumatera Ekspres

PALEMBANG- Menertibkan penjualan oleh-oleh atau souvenir bagi peziarah yang datang ke Makam Ki Marogan, dilakukan dengan menempatkan para pedagang ke satu lokasi yang sama. Karena itu, Jumat (11/5) dilakukan peletakan batu pertama untuk pusat oleh-oleh atau souvenir.

“Selama ini kita melihat kurang rapi dan terkesan semrawut, pasalnya di setiap sudut terdapat pedagang souvenir atau oleh-oleh. Ke depan, setelah ini mereka akan berada dalam satu tempat yang sama sehingga lebih tertata dan enak dilihat,” kta Ketua Yayasan Masjid Ki Marogan, Mgs H Memet Ahmad SE ditemui di sela-sela peetakan batu pertama di pelataran Masjid Ki Marogan, Jumat (11/5) siang.

Karena itu, agar ke depan lebih rapi, semua pedagang tanpa terkecuali harus memanfaatkan lokasi yang sudah ada tersebut. Dengan luas lahan yakni 2×7 meter, dirinya menargetkan bisa selesai sebelum lebaran ini.

“ Dengan melihat kondisi yang ada, saya yakin, ini sudah selesai dan bisa digunakan sebelum lebaran,” terangnya.

Ketua Rumah Tahfidz Ki Marogan, Mgs H Fauzan Yayan mengatakan, untuk dana pembangunan pusat oleh-oleh dan souvenir sendiri, berasal dari sumbangan dan bantuan para jemaah yang datang berziarah ataupun salat di Masjid Ki Marogan.

“ Kalau besarannya relatif, sebab semua dana dari sumbangan umat. Tapi saya optimis ini bisa selesai tepat waktu. Paling tidak, ketika lebaran sudah siap. Apalagi setiap lebaran peziarah yang datang ke makam ini cukup banyak bahkan mencapai ribuan orang. Semoga saja, dengan ini bisa menambah penghasilan masyarakat khususnya penjual souvenir dan oleh-oleh,” tegasnya.

Ditambahkan Zuriat Ki Marogan, Mgs H Fauzi mengatakan, sudah selayaknya keberadaan para penjual souvenir ini dibuat dalam satu lokasi. Sehingga pengunjung atau peziarah tidak harus keliling sekedar mencari oleh-oleh. Sedangkan untuk penataan, pedagang juga harus lebih pandai menyusun agar terlihat lebih menarik lagi.

“ Teknisnya nanti kalau sudah selesai. Doa saya, semoga ini bisa membawa keberkahan bagi masyarakat sekitar terutama penjual souvenir tadi,” pungkasnya yang juga kepala SMPN 12 Palembang tersebut. (afi)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!