Sindrom Awal Musim

Penyerang Arsenal, Olivier Giroud, selebrasi usai meraih trofi Community Shield. Pada final Arsenal kalahkan Chelsea lewat adu penalti 1-1 (4-1) di London, (6/8). Foto: Reuters

Sama-Sama Tidak Full Team

LONDON – Gong Premier League 2017-2018 ditabuh. Laga pembuka akan mempertemukan Arsenal melawan Leicester City di Stadion Emirates, Sabtu (12/8) dini hari (Live RCTI 01:45 WIB).

Kedua kesebelasan sama-sama mengincar start bagus. The Gunners–julukanArsenal- musim lalu hanya mampu finis pada posisi lima. Padahal pada musim-musim sebelumnya klub asal kota London itu langganan Liga Champions.

Sementara Leicester City musim lalu harus rela finis pada posisi 12. Padahal musim 2015-2016 The Foxes–sebutan Leicester-adalah juara kompetisi sepak bola paling bergengsi di jagat ini.

Bagaimana persiapan menuju kick off? Arsenal punya modal cukup baik. Tuan rumah memenangkan beberapa trofi seperti Emirates Cup dan yang terbaru Community Shield. Sedangkan Leicester mengagendakan sejumlah partai uji coba, di mana mereka tercatat hanya menang dua kali kontra Luton Town dan Borussia Monchengladbach.

Di atas kertas klub besutan Arsene Wenger lebih diunggulkan. Musim lalu Arsenal memang lebih unggul dalam head to head. Mereka memenangkan pertandingan di Emirates, namun mendapat hasil seri saat bertandang ke King Power Stadium.

Catatan head to head kedua tim sendiri masih di dominasi oleh Arsenal di mana mereka tidak pernah kalah dari The Foxes di enam pertemuan terakhir. Untuk itu kubu tuan rumah akan lebih diunggulkan pada akhir pekan nanti.

Hanya, gelandang Arsenal Theo Walcott tetap gusar. ”Karena tiap musim kami tidak bisa mengawalinya dengan bagus, saya rasa Jumat malam kami harus lebih baik. Harus sedikit beda (dari musim sebelumnya),” tutur Walcott, dikutip London Evening Standard.

Namun sayang, jelang laga Arsene Wenger tidak bisa menurunkan skuat terbaiknya. Santi Cazorla dan Alexis Sanchez dipastikan absen karena cedera. Kemudian Laurent Koscielny mendapatkan suspensi. Sedangkan Mesut Ozil, Aaron Ramsey, Francis Coquelin dan Gabriel Paulista kondisinya masih meragukan.

Wenger sendiri dipercaya akan kembali menurunkan skema tiga bek Per Mertesacker, Shkodran Mustafi, dan Nacho Monreal. Mohamed Elneny dan Granit Xhaka akan ditugaskan menjaga aliran bola, sementara Alexandre Lacazette akan diplot sebagai ujung tombak. “Saya memiliki banyak keraguan mengenai pemain-pemain yang tidak tampil melawan Chelsea kemarin,” kata Wenger kepada website resmi Arsenal.

“Saya tidak bisa memainkan pertandingan dengan banyak keraguan seperti ini. Saya mungkin akan berjudi dengan satu atau maksimal dua pemain, namun saya akan lebih fokus pada pemain yang sudah mendapatkan menit bermain yang cukup di beberapa minggu terakhir.” tandas manajer asal Prancis tersebut.

Di kubu tim tamu, Pelatih Craig Shakespeare datang ke London tanpa diperkuat sejumlah pemain intinya. Vicente Ibbora dan Robert Huth dipastikan absen karena cedera, sementara Islam Slimani dan Daniel Drinkwater kondisinya meragukan untuk menjadi starter.

Shakespeare sendiri diprediksi akan mempertahankan skema 4-4-2, di mana Jamie Vardy akan diduetkan dengan penyerang baru mereka, Kelechi Iheanacho. Di sektor sayap, Riyad Mahrez dan Demarai Gray akan ditugaskan membatu serangan, sementara Kasper Schmeichel akan bertugas sebagai palang pintu terakhir .

“Danny Drinkwater mengalami cedera paha, yang semoga hanya membuatnya absen sepekan lagi. Vicente Iborra mengalami cedera pangkal paha ketika berlatih kemarin, jadi dia akan absen,” tutur Shakespeare di Goal International.

Namun, di sisi positif, Kelechi sudah berlatih kembali usai cedera melawan Borussia Monchengladbach. “Papy Mendy sudah kembali berlatih. Kami menyambut kembalinya satu atau dua pemain, kami kehilangan satu atau dua lainnya, itulah kondisi kami sekarang terkait cedera,” tandas dia. (ion/ce4)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!