Sopir Truk Tronton yang Selamat Dimintai Keterangannya di Mapolsek Widang

Jembatan Widang-Babat perbatasan Tuban Lamongan Jawa Timur, di atas aliran sungai Bengawan Solo, Selasa (17/4) sekitar pukul 11.00 ambrol. Ambrolnya jembatan di jalur poros nasional ini melibatakan 3 truk dan 1 motor. Salah satu sopir truk menjadi korban meninggal dunia.

TUBAN – Jembatan Cincin lama sisi barat penghubung Kecamatan Babat, Lamongan–Kecamatan Widang, Tuban, Jawa Timur, ambruk sekitar pukul 10.45 WIB, Selasa (17/4). Akibatnya dua truk tronton muatan limbah smelter, satu dump truk muatan pasir, dan motor bebek terperosok masuk ke dalam daerah aliran sungai (DAS) Bengawan Solo pemisah Lamongan-Tuban.

Muhlisin, sopir truk tronton (nopol belum diketahui) tewas di tempat kejadian perkara (TKP). Muslisin dilarikan ke RSUD Dr Soegiri Lamongan. Sedangkan, Saiful Arif, sopir truk tronton nopol S 8569 UE yang selamat, dimintai keterangannya di Mapolsek Widang.

Termasuk pengendara motor L 3466 DJ, Ubaidilah Masum dan M Rizal Afifudin, luka ringan. ‘’Informasi yang kita terima satu korban yang meninggal dunia, sedangkan yang lainnya selamat,’’ ujar Kapolres Lamongan, AKBP Febby Dapot Parlindungan Hutagalung.

Jembatan Cincin ada dua sisi. Sisi timur merupakan bangunan baru. Namun, jembatan sebelah barat didirikan sekitar Tahun 1984. Sehingga, jembatan di jalan nasional tersebut lazimnya disebut jembatan cincin lama, memiliki panjang 260 meter, yang dibagi menjadi lima bagian. Lantai pertama hingga keempat, masing-masing 55 meter. Sedangkan lantai keempat, 40 meter.(ind/yud/nas/tau/air)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!