Sosialisasikan Asian Games di Wisuda Unsri

SOSIALISASI: Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin menghadiri Wisuda ke-135 Unsri, kemarin. Foto: Sardinan/Sumatera Ekspres

INDERALAYA – Gubernur Sumatera Selatan, H Alex Noerdin, kian gencar sosialisasi pelaksanaan Asian Games, Agustus 2018 mendatang. Kemarin (19/4), giliran bicara di Wisuda Ke-135 Universitas Sriwijaya, Inderalaya, Ogan Ilir.
Rektor Unsri Prof Dr Ir H Anis Saggaf MSCF lebih dulu membuka rapat senat khusus terbuka. Setelah itu, Alex yang tiba menggunakan heli PK-JTK itu, memanfaatkan waktu setengah jam untuk memaparkan seputar event Asian Games.
Di hadapan anggota senat, dosen, 1.117 wisudawan, dan ribuan orang tua beserta keluarga, Gubernur presentasi menggunakan video. “Demam Asian Games sepertinya belum melanda bangsa Indonesia. Makanya perlu sosialisasi,” ujarnya.
Asian Games merupakan event terbesar. Sebuah kompetisi bangsa-bangsa dari 45 negara. Dan Sumsel dipercaya menjadi tuan rumah. Itu karena provinsi ini punya pengalaman menyelenggarakan event internasional. Fasilitas olahraga juga lengkap. Terpenting daerah ini, kategori zero conflict. “Hingga kini belum pernah terjadi dan insya Allah tidak akan terjadi kerusuhan antaretnis dan kerusuhan antarumat beragama di Sumsel,” tegasnya.
Dijelaskan, dulu Jakabaring pada 2010 masih rawa-rawa. Di tengah Kota Palembang. Lalu disulap menjadi kota olahraga internasional. “Semua orang tidak percaya, Jakabaring menjadi Jakabaring Sport City (JSC). Kota olahraga berstandar internasional. Terintegrasi di tengah kota,” imbuhnya.
Tak hanya membuat Sumsel dikenal di mata dunia. Dengan adanya Asian Games, Provinsi Sumsel mendapatkan empat ruas jalan tol. Lalu, Musi IV dan Musi VI, underpas/flyover, rumah sakit, perluasan bandar udara, fasilitas air bersih dan light rail transit (LRT). “Juni 2018 ini Tol Palindra sudah bisa dilalui. Tidak ada lagi mahasiswa yang terlambat pergi kuliah. Terlambat mengikuti wisuda karena macet di perjalanan,’’ beber Alex.
Pendek kata, tambah Alex, Asian Games itu bukan tujuan. Tapi, menjadi alat mencapai tujuan. “Semua dana pembangunan bukan dari APBD Sumsel yang hanya Rp8 triliun. Melainkan dari APBN dan penyertaan modal dengan total Rp68 triliun,” lanjutnya.
Kata Alex, pemprov juga komitmen mewujudkan Unsri world class university sebelum puasa ini. Akan ada peletakan batu pertama pembangunan gedung fakultas kedokteran paling canggih. Letaknya samping RSMH Palembang. “Soal pendidikan, kami tidak main-main. Saya mengapresiasi kepada para sarjana dengan lulus terbaik mampu menyelesaikan pendidikannya hanya kurun waktu 3 tahun, 7 bulan.”
Rektor Unsri Prof Dr Ir H Anis Saggaf MSCF mengatakan dari jumlah wisuda 1.117 orang, ada 206 mahasiswa yang meraih predikat pujian. “Unsri terus bergerak maju dalam bidang akademik.” (sid/ce1)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!