Stok Ayam Menipis, Harga Mahal

BELI DAGING AYAM: Pedagang daging ayam di Pasar KM 5 melayani pembeli, kemarin. Saat ini harga daging ayam mahal lagi dijual Rp 38 ribu/kg. Foto: Irwansyah/Sumatera Ekspres

PALEMBANG – Pedagang daging ayam broiler di sejumlah pasar di Kota Palembang, mengaku kesulitan mendapatkan stok dari para distributor. Tak heran jika stok ayam di pasaran berkurang dan harga pun naik hingga Rp38 ribu per kg. “Stok ayam sering kosong dari pemasok. Kami dijatah, kalau memesan tidak bisa banyak,” ujar pedagang ayam di Pasar Km 5, Peso (35), kemarin (13/7).
Dirinya mengatakan, kalau dulu bisa memesan ayam broiler tanpa batas, asalkan ada uangnya. Namun kini sudah sulit. “Biasanya saya pesan hingga 3 ribu ekor, tapi cuma dijatah 700-1.000 ekor oleh pemasok,” terangnya. Selain itu, ukuran ayam potong yang beredar di pasaran juga kian hari lebih kecil dari normal.
“Karena kekurangan stok setiap buka kandang dan langsung habis, jadi ayam broiler tidak sempat besar,” katanya yang biasa mengambil stok ayam di Sungai Rengit dan Pangkalan Balai ini. Dia menuturkan, saat ini pakan ayam yang mahal juga ikut menjadi sebab naiknya harga ayam. “Belum lagi sekarang terkendala bibit ayam yang bagus karena kebanyakan kerdil dan lama besarnya,” jelasnya.
Padaha, lanjut dia, bulan depan dipastikan permintaan ayam broiler akan lebih banyak karena akan ada event Asian Games 2018. “Takutnya nanti ada harga, tapi stok ayam kosong,” ujarnya. Salah seorang konsumen, warga Jl Kasnarianyah Km 4,5, Weniarti mengaku heran dengan harga ayam broiler yang terus naik dan ukurannya kecil.
“Sekarang ayam masih mahal, jadi perlu pintar mengatur anggaran belanja. Ayamnya kurang bagus, karena ukurannya kecil jadinya dagingnya sedikit,” ungkapnya. Dirinya berharap harga daging ayam bisa kembali stabil dan ketersediaan stok di pasaran bisa terjaga seperti sediakala. (cj14/fad/ce1)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!