Stok Pangan Cukup, Harga Stabil

SIDAK: Gubernur Sumsel Alex Noerdin saat sidak beberapa pasar bersama Kapolda Irjen Pol Zulkarnain, kemarin (10/6). Foto: Evan/Sumatera Ekspres

PALEMBANG – Ketersediaan bahan pangan jelang Lebaran menjadi perhatian Gubernur Sumsel, Ir H Alex Noerdin. Setelah meninjau Pasar 16 Ilir Palembang, dinihari kemarin (10/6), orang nomor satu di Sumsel itu kembali meninjau Pasar Induk Jakabaring. Bersama Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Alex menyambangi satu per satu pedagang yang berjualan.
Tak segan, politisi Partai Golkar itu berbincang dengan masyarakat serta warga sekitar yang tengah melakukan transaksi jual beli. Alex mengaku dirinya tak ingin warga Sumsel, khususnya Palembang, kesulitan mendapat bahan kebutuhan pokok selama Lebaran. Jadi, dia ingin memastikan langsung ketersediaan pangan di sejumlah pasar. “Tak hanya ketersediaan, harganya juga harus bisa dijangkau masyarakat,” ujar Alex usai meninjau ketersediaan pangan di Pasar Jakabaring.
Hasil pantauannya, ketersediaan pangan dan harga saat ini masih stabil. Untuk stok pangan, juga cukup. Walaupun beberapa komoditas ada yang naik, tapi rata-rata bahan kebutuhan pokok belum ada kenaikan harga signifikan. “Pantauan kami, tidak ada lonjakan harga yang tinggi,” katanya.
Diceritakan Alex, Pasar Induk Jakabaring memiliki peran sentral dalam mendistribusikan bahan pangan kepada 1,8 juta jiwa penduduk Palembang. Berbagai bahan pokok, mulai dari sayuran, buah-buahan, ikan, ayam hingga berbagai kebutuhan lainnya disuplai dari Pasar Induk Jakabaring. “Untuk ikan saja, ada sekitar 3 ribu ton yang dijual. Artinya, perannya sangat sentral dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat,” terangnya.
Plt Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel, Yustianus mengaku, sejauh ini belum ada bahan pokok yang mengalami lonjakan harga. Kecuali, beberapa komoditas, seperti daging ayam yang semula Rp31 ribu menjadi Rp33 ribu per kg. “Kalau yang lain, masih tetap seperti Minggu lalu. Tak ada lonjakam harga. Kami prediksi harga masih tetap stabil lantaran stok yang ada cukup melimpah,” ucapnya.
Dia menuturkan, aktivitas sejumlah pasar tradisional diperkirakan bakal tutup pada H-1 Lebaran. Baru beraktivitas kembali H+3 Lebaran. Meski begitu, masyarakat masih bisa beli kebutuhan pokok di beberapa warung yang masih buka dan pasar modern. “Supermarket masih buka, ditambah sejumlah minimarket. Jadi, masyarakat tak perlu khawatir mendapatkan bahan pangan selama libur Lebaran,” bebernya.
Terkait bahan pangan yang bakal mengalami lonjakan harga, Yustianus menuturkan, melihat tren Lebaran tahun lalu, harga sayuran akan mengalami kenaikan cukup tinggi. Sebab, pasokan dari pedagang masih minim lantaran banyak yang lebih memilih libur ketimbang berjualan. “Biasanya sayuran yang mengalami kenaikan harga, tapi selama libur saja. Kondisi akan normal lagi setelah H+4 Lebaran karena sudah banyak pedagang yang mulai berjualan,” pungkasnya. (kos/fad/ce3)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!