Stunting dan Hipertensi Banyak Ditemukan di Muratara

SURVEY: Surveyor Universitas Gajah Mada (UGM) yang bekerjasama dengan Kementerian Desa (Kemendes), ‎Dr H Sulanto Saleh Danu, saat melakukan survei masalah kesehatan di wilayah Muratara. Foto: Zulkarnain/Sumatera Ekspres

MURATARA-Dari 82 desa, tujuh kelurahan dan tujuh wilayah kecamatan di wilayah Muratara, kasus Stunting ( badan cebol, red) dan hipertensi banyak didapati di wilayah Muratara.

Hal itu di sampaikan secara langsung oleh surveyor Universitas Gajah Mada (UGM) yang bekerjasama dengan Kementerian Desa (Kemendes), ‎Dr H Sulanto Saleh Danu, setelah melakukan survei masalah kesehatan di wilayah Muratara.

“Banyak kita temui kasus stunting atau pertumbuhan terhambat di sini, kita sudah melakukan pengecekan di Puskesmas, posyandu sampai Polindes. Paling banyak kasus itu di Desa Batu Gajah Lama, Stunting mengakibatkan pertumbuhan terhambat dan tubuh lebih pendek dari pertumbuhan normal,” katanya, hari ini (10/7).

Selain menemukan kasus stunting, dosen spesialis farmakalogi UGM ini juga menemukan kasus hipertensi yang mendominasi pelayanan kesehatan di wilayah Muratara.

Selanjutnya, data yang sudah mereka kumpulkan di 25 Kabupaten tertinggal dari 122 Kabupaten se-Indonesia ini akan dilaporkan ke Kemendes sehingga ada program-program prioritas yang bisa disalurkan ke masyarakat. (cj13)

Baca selengkapnya di Harian Sumatera Ekspres Rabu (11/7). 

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!