Suara Bising, ini Penjelasan Perusahaan Minyak

Ilustrasi.

PENDOPO – Penanganan pompa minyak mentah atau pumping milik PT Petro Enim Betun  Selo (PEBS) yang lepas baut pengikat di Desa Purun Timur, Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI, sehingga menimbulkan suara bising memekakkan telinga sudah sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Hal tersebut dikatakan Humas PT PEBS, Ferdian Chandra saat memberikan klarifikasi terkait pemberitaan yang terbit di beberapa media cetak pada, Senin (12/2) lalu.

Dia menjelaskan, jika permasalahan teknis pada pompa sumur BTN01 yang terjadi sekitar pukul ‎09.00 WIB itu langsung disikapi perusahaan dengan cara mematikan pompa dan selanjutnya dilakukan upaya-upaya teknis lainnya agar pompa dapat dioperasikan secara normal kembali.

“Jadi kalau warga mengatakan sekitar tiga jam setelah kejadian kita melakukan perbaikan itu tidak benar. Karena begitu tahu ada kerusakan teknis, kita langsung mematikan pompa. Itu sudah sesuai standar operasi,” kata Candra, Rabu (14/2).

Dikatakannya, suara yang terdengar dari lokasi sumur BTN 01 disebabkan gesekan besi pompa yang kebetulan sedang mengalami kerusakan. ‎”Namanya juga besi ketemu besi, pasti menimbulkan suara bising. Tapi itu tidak lama, karena pompa langsung dimatikan dan untuk sementara pompa tidak beroperasi dulu,” terangnya.

Dia membeberkan, pompa milik PT PEBS di lokasi sumur BTN01 Desa Purun Timur, telah dioperasikan sejak Oktober 2017 lalu. Namun, warga di sekitar pompa mengeluhkan suara bising dari pompa minyak tersebut. Guna memastikan keluhan warga tersebut, maka PT PEBS bersama dengan Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten PALI pada 29 Desember 2017, telah melakukan pemantauan dan pengukuran tingkat kebisingan di lingkungan masyarakat sekitar area pompa.

Baca Juga :  Jalur Minim Rambu, Banyak Pemudik Sesat

“Dari hasil kegiatan pengukuran tersebut didapat data bahwa tingkat kebisingan di sekitar  lokasi sumur BTN01 tempat beroperasinya pompa tersebut, di bawah ambang batas baku mutu, sehingga memenuhi standar operasional yang diwajibkan,” tukasnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, warga Desa Purun Timur, Kecamatan Penukal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pada Sabtu (10/2) sekitar pukul 09.30 WIB‎ mendadak cemas.‎ Pasalnya, pompa minyak atau pumping milik PT PEBS mengalami kerusakan di bagian lengan pompa. Di mana baut pengikatnya lepas sehingga menimbulkan suara bising. (ebi)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!