Subsidi Rp2,5 M untuk Benahi Pelatih

JAKARTA – Kabar baik bagi para pelatih yang ingin meng-up grade lisensinya. Mereka tidak lagi harus merogoh kocek dalam-dalam dari kantong sendiri untuk dapatkan lisensi kepelatihan karena kini sudah ada subsidi dari Kemenpora. Kementerian pimpinan Imam Nahrawi itu gelontorkan dana maksimal Rp2,5 miliar setahun ini.

“Kami ada anggaran, bantuan untuk peningkatan kualitas pelatih. Tidak khusus untuk sepak bola tapi juga cabor lain. Totalnya Rp5 miliar. Separuhnya, maksimal akan kami anggarkan untuk PSSI. Bisa dieksekusi anytime,” ungkap Sesmenpora Gatot Dewa Broto di Kantor Kemenpora Senayan, Jakarta Pusat, Senin (12/6).

Bantuan ini disiapkan, kata Gatot, karena negara ingin bantu mengatrol kualitas sepak bola Indonesia. Dari presentasi PSSI, PT Liga Indonesia Baru dengan Kemenpora Senin siang, diketahui bahwa pelatih bersertifikat AFC masih kurang. Kemenpora semakin mantap bantu biayai kursus lisensi pelatih setelah mengetahui biaya pelatihan per orang mencapai Rp250 juta.

“PSSI mendapatkan bantuan karena termasuk kategori cabor prioritas. Kami tak ingin seperti kejadian tahun lalu sampai kami ingatkan per cabor terkait kebutuhan uang untuk naikkan lisensi kepelatihan mereka,” jelasnya.

Secara teknis, lanjut Gatot, nanti siapa saja yang berhak mendapatkan bantuan kursus lisensi kepelatihan diserahkan ke PSSI. Dari pembicaraan dengan PSSI, nanti pelatih tidak akan mendapatkan subsidi 100 persen. Namun besarannya subsidi sepenuhnya diserahkan ke PSSI. Ini karena pemilihan pelatih yang dapat subsidi bergantung pada kriteria seperti pengalaman melatih, level sertifikasi dan sebagainya.

Baca Juga :  Ramadan, Gas Melon Meningkat 1.822 MT

COO PT Liga Indonesia Baru Tigorshalom Boboy menjelaskan, teknis kursus kepelatihan sebelumnya dibebankan kepada pelatih dan federasi. “Ada pendaftaran yang ditanggung peserta, sisanya ditanggung federasi,” jelas Tigor. (kmd/ion/ce2)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!