Sudah Temukan Lima Korban

Tim gabungan dibantu masyarakat bersama melakukan pencarian para korban tenggelam karamnya longboat rombongan PAD/TK, di Silat Hulu, Kalbar. Foto: Rakyat Kalbar

KAPUAS – Pencarian korban karamnya perahu panjang (longboat) yang ditumpangi 35 anak-anak TK, membuahkan hasil kemarin (23/4). Dari lima korban yang dinyatakan hilang, empat ditemukan tak bernyawa. Pencarian mengerahkan tim gabungan, SAR, Polsek, Koramil, dan masyarakat.

Diketahui, rombongan TK/PAUD itu dari Desa Nanga Lungu, Kecamatan Silat Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat. Dalam perjalanan hendak mengikuti Porseni tingkat TK yang diselenggarakan di TK Desa Negeri Dangkan Kota. Dalam perjalanan, longboat karam di Sungai Silat setelah menabrak batang kayu, Sabtu (22/4) sekitar pukul 08.00.

Dari manives 35 orang penumpang, terdiri 13 anak-anak dan 22 dewasa. Para penumpang berenang menyelamatkan diri. Pascakejadian, Randi (4) pertama kali ditemukan tak bernyawa. Lima lainnya hilang tenggelam, Ratnawati (40), Desi Anjani (5), Yuliana (45), Paska (5), dan Indriani (5). “Hari ini (kemarin,red), sekitar pukul 05.00 ditemukan Paska, 200 meter dari lokasi kapal karam,” ungkap Sekretaris Desa (Sekdes) Nanga Ngeri, Zainal, kemarin.

Ketiga korban lain, yakni Yuliana, Desti Anjani, dan Ratnawati, ditemukan sekitar 500-600 meter dari penemuan korban pertama. Penemuan janazah Paska dan ibunya, Yuliana, hanya selisih enam jam yakni pada pukul 05.00 dan pukul 11.00. “Pencarian tim gabungan sudah maksimal,” ucapnya berterima kasih.

Baca Juga :  Cairkan Dana BOP Rp433 M

Zainal menjelaskan, pencarian korban dilakukan dengan cara menyelam ke dalam sungai. Saat ditemukan, para korban dalam posisi menyangkut pada bongkahan kayu di dasar sungai. “Satu korban belum ditemukan. Atas nama Indriani (5). Mudah-mudahan dapat segera ditemukan,”ucapnya.

Bupati Kapuas Hulu, AM Nasir, memerintahkan jajarannya untuk membantu pencarian sampai semua korban ditemukan. “Saya sudah meminta Satpol PP, Basarnas dan dinas kesehatan untuk turun lokasi,” jelasnya. Ambulans juga disiapkan untuk mengevakuasi jenazah korban. (aan/air)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!