Sudah Terlanjur di Final, Ayo Hajar Australia!

JAKARTA – Penampilan tim tenis putri Indonesia membanggakan di Fed Junior Kualifikasi Asia Oceania 2018. Pada kejuaraan yang berlangsung di Kuching, Malaysia itu, tumpuan Indonesia sukses menembus ke final. Ini setelah pada semifinal, wakil Indonesia yang menempati unggulan kelima sukses mengandaskan perlawanan Hongkong 2-0.’ Pada Jumat (21/4).

Sinyal bahwa tiket final di tangan ditandai dengan kemenangan Janice Tjen di laga pembuka. Janice yang peringkat junior ke-213 dunia itu sukses membungkam Sheena
Jade Masuda Karrasch straight set 6-4, 6-3. Pertandingan ini berlangsung satu jam lima menit. Cemerlangnya penampilan Janice diikuti Priska Madelyn Nugroho dengan menumbangkan Hoi Ki Jenny Wong 6-3 6-3.

“Lawan Hongkong terasa mudah karena mereka tampil tanpa petenis nomor satunya yang cedera setelah laga alot di perempat final. Jadi saya lawan pemain kedua dan Janice ketemu urutan ketiga,” terang Priska.

Seperti Indonesia, Hongkong juga harus melakoni pertarungan sengit di babak delapan besar untuk menentukan pemilik empat tiket sebagai wakil zona Asia Oseania ke putaran final dunia di Hungaria, September 2018. Lolosnnya Indonesia, Thailand, dan Hongkong harus melalui partai ketiga yakni ganda yang harus digelar Jumat (20/4), tertunda sehari karena hujan mengguyur arena pertandingan sejak Kamis siang (19/4).

Baca Juga :  Comeback melalui Piala Fed

Duet Janice dan Priska menyudahi perlawanan pasangan Thailand, Supapitch Kuearum/Mai
Napatt Nirundorn 7-5 6-0. Sedangkan ganda Hong Kong, Ho Iki Jenny Wong/Hong Yi Cody
Wong harus mengalami super tie break untuk mengandaskan wakil Korea Selatan, Bo Young Jeong/Yeonwoo Ku 2-6 7-6(5) [10-5].

Pada final, Sabtu (21/4), Indonesia akan meladeni unggulan keenam, Australia yang secara mengejutkan menyingkirkan Jepang di semi final. Bicara peluang, Janice dan Prisma menilai masih fifty-fifty. Sekalipun, di atas kertas Indonesia memiliki materi lebih baik dibandingkan tim Negeri Kanguru itu. Tunggal utama Merah Putih, Priska Madelyn Nugroho bertengger di peringkat ke-165 dunia, jauh di atas ujung tombak Australia, Olivia Maria Gadecki yang berada di posisi ke-219 dunia. Sementara Janice Tjen (ITF-213) jauh di atas Annerly Poulos (401).

“Pokoknya kami akan mencoba semaksimal mungkin memanfaatkan peluang yang ada,” tekad keduanya.

Apa pun hasil final nanti, keberhasilan trio Priska, Janice, dan Nadya Dhaneswara serta kepten Ryan Tanujoyo melaju ke putaran dunia ajang yang diikuti petenis kelompok umur 16 tahun ini adalah prestasi langka bagi tenis Indonesia. Terakhir kali, Indonesia mampu mencicipi persaingan level dunia  Piala Fed Yunior adalah sembilan tahun silam, 2009. Menempati posisi keempat babak penyisihan zona Asia Oseania yang berlangsung di, Australia, trio Grace Sari Ysadora, Cynthia Melita dan Rekyan Woro serta kapten Deddy Tedjamukti berhasil finis di posisi kesembilan babak final dunia di Mexico.(kmd)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!