Tambah Maskapai, Buka Rute Baru

PALEMBANG – Jasa angkutan udara makin jadi pilihan masyarakat dalam berpergian, dalam maupun ke luar negeri. Asian Games 2018 nanti diprediksi akan memberikan sumbangsih besar dari sisi pengguna pesawat terbang.
Tahun ini saja, penumpang yang terbang atau datang melalui Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II meningkat dari tahun lalu (2016). “Peningkatannya 9-10 persen,” kata Bernard Munte, operation service manager Bandara SMB II Palembang, kemarin.
Rata-rata per hari, jumlah penumpang di Bandara SMB II sekitar 10 ribu orang. Baik yang berangkat maupun datang. Traffic-nya, sekitar 5 ribuan yang terbang dari Palembang dengan 50 flight yang beroperasi dan 4.500-an yang datang ke Palembang dari 51 flight.
Pada momen tertentu seperti Lebaran, penumpang bahkan bisa mencapai 18 ribu orang sehari. Untuk penerbangan internasional, dari dua pesawat yang datang menyumbang 200 lebih penumpang dan dua pesawat yang berangkat juga begitu. “Untuk keberangkatan domestik, tujuan Jakarta masih dominan. Sedang internasional, ke Malaysia dan Singapura,” beber Bernard.
Tiga destinasi itu juga akan terkait dengan pergerakan para atlet dan peserta Asian Games 2018 ke Palembang. Mungkin karena itu pula, akan ada penambahan maskapai yang menerbangi ruta Singapura-Palembang dan sebaliknya. “Tiger Air. Ini airline baru, satu grup dengan Silk Air,” jelasnya. Dengan begitu, nantinya akan ada tiga penerbangan ke Singapura dalam seminggu.
Ditambahkan General Manager (GM) PT AP II Palembang, Iskandar Hamid, jelang Asian Games 2018, memang akan penambahan rute penerbangan. Namun masih direncanakan kepastiannya. “Jadi, belum tahu rute mana yang akan ditambah,” ungkapnya.
Saat ini, Bandara SMB II Palembang sudah melayani rute ke berbagai kota besar. Tak hanya Jakarta, tapi juga Medan, Bali, Surabaya, Bandung, Solo, Jogjakarta, Pangkalpinang, Batam, Pekanbaru, Bengkulu, Lampung, dan Jambi. Sedangkan untuk dalam wilayah Sumsel, ada penerbangan ke Lubuklinggau.
Sementara ke luar negeri, tujuan Malaysia dan Singapura. “Rencananya November akan ada airlines baru tujuan Singapura,” jelasnya. Saat ini, per hari rata-rata ada 114 movement dengan penumpang 11-12 ribu orang.
Dengan tambahan maskapai, sudah tentu akan terjadi pertambahan flight dan peningkatan penumpang. “Kami memang ingin jumlah pengguna jasa bandara bisa semakin bertambah banyak,” tukasnya.
Untuk menyambut Asian Games, ada tiga proyek infrastruktur yang sedang dikerjakan di areal Bandara SMB II. Yakni pembangunan sky bridge yang langsung terkoneksi dengan LRT, fix bridge dan re-layout terminal penumpang. Progres keseluruhannya sekitar 35 persen. Akan ada juga penambahan tiga garbarata.
Juga akan disiapkan apron dengan kapasitas tampung 15 pesawat sekaligus. Bagaimana kesiapan maskapai? General Manager (GM) Garuda Indonesia Branch Palembang, Wahyudi Kresna, mengatakan, untuk menyambut Asian Games 2018, pihaknya sudah melakukan beberapa persiapan. Di antaranya penambahan rute dalam waktu dekat. Di antaranya, Palembang-Padang, Makassar-Palembang, dan lainnya.
“Kami siap sukseskan event internasional ini dengan menjadi official airlines,” tandasnya. Pelaksanaan Asian Games di dua kota tentu membutuhkan transportasi yang banyak dan fokus pada rute Palembang-Jakarta atau sebaliknya.
“Dibutuhkan banyak transportasi untuk atlet, pelatih dan ofisial. Dan Palembang sudah siap. Saat ini saja ada 31 flight yang menerbangi rute tersebut. 10 di antaranya oleh Garuda Indonesia,” pungkasnya. Jika memang kurang, pihaknya siap mengadakan extraflight.
Pihak maskapai sendiri belum bisa memastikan soal penambahan flight jelang pelaksanaan Asian Games 2018. “Sampai saat ini belum ada,” kata Station Manager Lion Air SMB II Palembang, Gilbert Lawalata.
Namun, jika diperlukan, maka Lion Air bisa saja melakukan penambahan flight sesuai kebutuhan. “Jadi, hal tersebut kemungkinan ada. Saat ini masih terlalu dini untuk memastikan itu,” imbuhnya.
Sementara, District Manager Citilink Palembang, Bachtiar juga berkata demikian. “Belum ada penambahan yang kita lakukan jelang Asian Games ini,” jelasnya yang dihubungi terpisah. Namun memang ada rencana itu. Kemungkinan akan dilakukan pada awal 2018.
“Rencananya ditambah untuk penerbangan ke Jakarta. Tapi belum tahu berapa banyak,” tukasnya. Terpisah, District Manager Sriwijaya Air Group, Darmando Purba mengungkapkan, pihaknya saat ini belum mendapatkan gambaran tentang pergerakan penumpang Asian Games,
Karenanya, belum ada perhitungan penambahan flight untuk Palembang-Jakarta ataupun sebaliknya. Berkaca dari beberapa event internasional yang pernah digelar, tidak ada penambahan flight dari Sriwijaya Air Group.
Saat ini, pihaknya punya tiga flight tujuan Jakarta. Yakni sekali dengan maskapai Nam Air dan dua kali dengan Sriwijaya Air. “Ke depan, all flight kami dari Palembang akan menggunakan Sriwijaya Air berkapasitas 189 seat dengan jenis Boeing 737-800 NG dan 737-900 NG,” pungkasnya.
Terpisah, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Sosial Pemprov Sumsel, Dr H Akhmad Najib SH, mengatakan, persiapan Sumsel sebagai tuan rumah Asian Games 2018 terus dimatangkan. Berbagai sarana dan fasilitas untuk menyambut para atlet, pelatih dan ofisial serta tamu perhelatan event olahraga negara-negara Asia tersebut sudah dipersiapkan. Termasuk angkutan udara.
Menurut Najib, estimasi sementara, ada sekitar 6.000 atlet dan ofisial dari 10 cabang olahraga (cabor) yang akan datang ke Palembang. “Jumlah itu belum termasuk keluarga para atlet dan tamu-tamu akan melancong ke Sumsel untuk menyaksikan pertandingan Asian Games,” bebernya.
Karenanya, dia yakin pengguna pesawat yang lalu lalang dari dan ke Bandara SMB II Palembang akan meningkat. Dan bandara sudah siap mengantisipasi peningkatan penumpang tersebut. termasuk kedatangan pesawat-pesawat pribadi maupun carter peserta Asian Games.
Bentuk persiapan bandara, penambahan kapasitas ruang tunggu VIP, ruang tunggu penumpang umum, garbarata, areal parkir (apron) pesawat, connecting sky bridge dan lainnya. Selain soal transportasi, saat ini juga dilakukan perbaikan sektor pariwisata.
Kepala Disbudpar Sumsel, Irene Camelyn S, mengatakan, Sumsel makin diminati sebagai salah satu destinasi wisata. Terbukti, tiap tahun jumlah wisatawan yang berkunjung ke Bumi Sriwijaya terus meningkat.
“Untuk wisatawan mancanegara, rata-rata tumbuh 7 persen. Sedang wisatawan domestik sekitar 16 persen,” beber Irene. Salah satu yang mendorong peningkatan kunjungan wisatawan ini adalah banyaknya event MICE (meeting, incentive, convention, exhibiton) di Sumsel.
Imbasnya, bisnis hotel terus berkembang. Jumlah hotel makin banyak. Destinasi wisata baru juga terus bermunculan. Apalagi, tahun depan Sumsel, dalam hal ini Palembang jadi tuan rumah Asian Games. Kabupaten/kota juga terus berbenah, mempromosikan keunggulan wisata daerah masing-masing. Bahkan, beberapa tempat sudah berhasil menggelar event skala nasional dan internasional. “Seperti Lubuklinggau, Lahat, OKI. Daerah lain juga jangan mau kalah,” imbuhnya. Potensi wisata daerah akan mendorong kemajuan bidang transportasi. Seperti Lubuklinggau dan Pagaralam yang sudah terkoneksi dengan angkutan udaranya.
Peningkatan kunjungan wisatawan ini berkorelasi dengan banyaknya penerbangan direct ke Palembang. “Saat ini, per hari sudah ada 52 kali penerbangan, dengan 5.448 seat,” tukas Irene. Ajang Asian Games 2018 akan jadi momen bagus untuk makin mempromosikan Sumsel di kancah nasional dan juga internasional. (qiw/yun/rip/cj10/tha/ce1)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!