Tampilkan Lawakan Segar

Salah satu aksi kocak yang diperagakan peserta grandfinal Studio 42 Stand Up Kelakar Bethok Pal TV.

AKSI kocak peserta Grand Final Studio 42 Stand Up Kelakar Bethok mampu mengocok perut para pengunjung yang datang. Tampil di Guns Cafe dengan lawakan original yang mengangkat topik mengenai kehidupan sehari-hari, juga dengan atribut yang berbeda.

Ada yang mengenakan helm taksi online. Ada pula yang mengenakan pakaian tradisional Palembang dan lainnya. Manager Program PAL TV, Hanifa Syahrini didamping Juri Suzanah dan Cek Daus mengatakan, pada final Studio 42 ini ada 3 peserta grup dan 12 peserta peorangan dari sebelumnya ada ratusan peserta yang mendaftar. “Peserta perorangan tampil 3 menit dan grup maksimal 10 menit,” katanya disela-sela Grand Final, kemarin.

Sebelum final, sambung dia, para peserta telah melakukan seleksi dan babak penyisihan sekitar satu bulan. Mereka pula diikutkan langsung dengan program Seleb Galo. “Nah, mereka (15, red) peserta yang lolos grand final,” katanya.

Dikatanya, para peserta yang lolos ini merupakan mereka yang tampil dengan lawakan segar dan original. Memang ada yang tampil dengan lawakan lama, namun dikemas berbeda sehingga menarik dan layak ditonton. “Jadi bagaimana mereka (peserta, red) mengemas materi tersebut,” ucapnya.

Melalui even ini, lanjut dia, pihaknya ingin mencari ikon baru PAL TV agar bisa tampil lebih segar sebab PAL TV punya program andalan yang diminati dan dicintai para penonton setianya Studi 42. Disamping ingin menghidupkan bakat-bakat mudah yang memiliki jiwa di entertaiment. “Sejauh ini, penampilan mereka standar tapi ada juga satu dua peserta yang menonjol dan menghibur,”

Diakuinya, menjadi seorang pelawak atau komedian tidak lah mudah. Bahkan, profesi yang suli dibandingkan menyanyi dan bermain sinetron. Pasalnya, komedian harus selalu inovatif dan tampil dengan ide- ide segar untuk menghibur penonton. “Kalau mereka tampil monoton dengan materi yang lama tentu saja akan cepat ditinggalkan dan membosankan,”

Sementara itu, Pimpinan Pal TV, Syafik Gani menambahkan, peserta tahun ini lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Kemampuan mereka pun cukup fresh dan menghibur. Meski masih ada beberapa hal yang harus diperbaiki. “Mereka mempersiapkan materi lebih matang,” ucapnya.

Dikatakanya, pasca grand final ini peserta akan diikutkan program PAL TV selama enam bulan. Tentu sebelum itu, peserta yang memiliki potensi tersebut akan mengikuti coaching klinik dari para senior pemain studio 42 seperti cek daus, cek Maria dan lainnya. Mulai dari mimik muka, kostum, gesture tubuh dan lainnya. “Mereka bisa belajar dari para senior bagaimana tampil dengan baik,” tukasnya. (yun)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!