Targetkan 30 Emas di ASG Singapura

KONTINGEN: Menpora Imam Nahrawi saat melepas kontingen pelajar di ajang ASEAN Schools Games (ASG) ke-9, Rabu (12/7). Foto:Kumaidi/Sumatera Ekspres

JAKARTA – Harga diri Bangsa Indonesia disematkan di pundak anak-anak muda yang akan berjuang di ASEAN Schools Games (ASG) ke-9. Ajang ini dilaksanakan di Singapura pada 13-21 Juli. Bertempat di Wisma Menpora Senayan, Jakarta Pusat, Rabu siang (12/7), Menpora Imam Nahrawi melepas kontingen. Di event ini, Indonesia berkekuatan 265 orang yang terdiri dari 184 atlet, 34 pelatih, 10 manajer, 7 wasit, dan 30 offisial.

Para pelajar yang menjadi wakil Indonesia ini akan bertanding di 10 cabang olahraga bersama negara Asia Tenggara lainnya. Pada sambutannya, Menpora menyampaikan kontingen Pelajar Indonesia ASG ke-9 yang akan berlaga di Singapura adalah duta bangsa, membidik kemenangan demi kemenangan, dan merupakan kelanjutan pembinaan dan pembibitan sebagai kekuatan penting yang menjadi modal dasar untuk meraih prestasi olahraga yang lebih tinggi dimasa depan.

“Terima kasih atas kesiapan semua kontingen, kalian berangkat sebagai duta bangsa, membela tanah air, membela merah-putih, dan pulang membawa kabar gembira kemenangan demi kemenangan,” terang Menpora.

Ada hal penting yang disampaikan Menpora dalam memotivasi semangat para atlet. Pertama, melalui Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (BAPOPSI) yang
berada pada naungan Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga berkomitmen kuat mengurusi olahraga pelajar. Dari sini diharapkan muncul bibit-bibit atlet berprestasi yang kelak bisa memperkuat perhelatan SEA Games, Asian Games, dan Olimpiade. Komunikasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan juga terus dilakukan agar atlet pelajar dapat memperoleh perlakuan khusus sehingga dalam konsentrasinya mengikuti kejuaraan-kejuaraan olahraga tidak terganggu jenjang pendidikannya.

Baca Juga :  Ajang Pencarian Bakat Dimulai!

“Disamping memperhatikan kesejahteraannya, saya terus komunikasi dengan Mendikbud
agar atlet pelajar memperoleh perlakuan khusus dalam mengikuti jam pelajaran, mereka
adalah pejuang dalam mengibarkan merah-putih, mengangkat harkat dan martabat bangsa, tidak bisa disamakan dengan yang lain, jangan sampai para atlet ketika bertanding dihantui jam belajarnya yang tertinggal sehingga mengurangi konsentrasi dan semangat bertanding,” tegas Menpora.

Keberangkatan kontingen Indonesia pada ajang kali ini memang tidak ada target khusus, dari total 124 medali emas yang diperebutkan, minimal bisa meraih 30 medali emas untuk menempati peringkat dua. “Saat ini di hati, dimata, ditangan, dikaki kalian harga diri dan martabat bangsa dipertaruhkan, tunjukkan kemampuan kalian secara maksimal, semoga mendapat prestasi lebih baik, minimal pertahankan raihan tahun lalu,” ucap Menpora penuh semangat. “Salam dari Pak Jokowi, beliau sangat memperhatikan kesejahteraan para atlet pahlawan bangsa, selamat berjuang, kibarkan terus Sang Merah Putih”, tutupnya.

Pelepasan kontingen ASG ditandai dengan penyerahan pataka merah-putih dari Menpora kepada CDM Pura Darmawan disaksikan oleh para pejabat dan undangan. Hadir dalam pelepasan, Plt. Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Yuni Poerwanti, Staf Khusus
Bidang Olahraga taufik Hidayat, Sesdep Deputi IV Aris Subiyono, Asdep Bidang Pembibitan dan IPTEK Olahraga Washinton, Asdep Peningkatan Tenaga dan Organisasi Keolahragaan Marheni Dyah Kusumawati, Kepala Biro Humas dan Hukum Amar Ahmad, Ketua KONI Tono Suratman. (kmd)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!