TC di UCI, Pebalap Sepeda ini Tinggalkan SEA Games

Liontin Evangelina.

JAKARTA – Indonesia kehilangan salah satu atlet potensial di SEA Games Malaysia yang digelar mulai pertengahan bulan ini. Ini menyusul diundangnya Liontin Evangelina Setiawan dari federasi balap sepeda dunia, UCI, untuk berlatih di World Cycling Center, yang terletak di Aigle, Swiss, selama kurang lebih dua bulan. Pengurus Besar Ikatan Sepeda Sport Indonesia (PB ISSI) pun mendukungnya meski harus absen di SEA Games.

“Kami lebih memilih mengirimkan Angel ke Swiss untuk berlatih di WCC daripada ke SEA Games 2017. Ini bukti komitmen kami pada pembinaan. Seperti yang selalu saya katakan target kami adalah event yang lebih tinggi, seperti World Championships, World Cup, Olimpiade, dan Asian Games. Jadi, SEA Games boleh dibilang sebagai uji coba menuju
Asian Games di mana kita jadi tuan rumah,” ungkap Ketua Umum PB ISSI, Raja Sapta Oktohari.

Undangan dari WCC cukup istimewa karena dalam undangan tersebut tertera nama Angel. Sementara dalam undangan pelatihan yang selama ini diterima PB ISSI biasanya tak pernah menyebut nama dan hanya menyebutkan jumlah atlet yang diundang. Dalam undangan tersebut, WCC mengundang Angel untuk ambil bagian dalam pemusatan latihan tingkat tinggi untuk disiplin jalan raya untuk periode 3 Agustus hingga 28 September dan semua biaya pelatihan, kecuali tiket pesawat dari Indonesia menuju Swiss,
ditanggung oleh WCC. Namun, karena masalah administrasi Angel baru meninggalkan Tanah Air Sabtu (5/8).

Baca Juga :  Jakarta-Palembang Siap Jadi Tuan Rumah

Manajer tim nasional balap sepeda Indonesia, Budi Saputro, menjelaskan Angel dipilih WCC berkat prestasinya di Kejuaraan Balap Sepeda Asia 2017 di Bahrain, awal tahun ini. Saat itu, putri dari pasangan mantap pembalap sepeda Henri Setiawan dan Nurhayati ini merebut medali perunggu di nomor Individual Time Trial junior putri.

“Ini pencapaian luar biasa untuk balap sepeda Indonesia karena biasanya jarang sekali WCC memberi beasiswa pada atlet tertentu. Biasanya, dalam suratnya WCC hanya menyebutkan bahwa Indonesia mendapatkan jatah sekian atlet untuk ikut berlatih di
WCC. Setelah ikut pelatihan di WCC, Angel juga akan turun di Kejuaraan Dunia yang berlangsung di Norwegia, akhir September,” kata Budi.

Sebelum mendapat beasiswa untuk berlatih di WCC, Angel bersama dengan dua rekannya,
Ayustina Delia Priatna dan Magfirotika Marenda, menjalani pemusatan latihan di Belanda pada awal Mei, dengan didampingi pelatih Henri Setiawan. Pada pemusatan latihan itu, ketiganya aktif mengikuti lomba balap sepeda lokal dan mereka menunjukkan peningkatan performa yang cukup signifikan. (kmd)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!