Tegas… Pebulutangkis Malaysia ini Disanksi

Zulkarnain Zainuddin. foto: bwfbadminton.com

THAILAND – Buntut dari perbuatan pebulutangkis tunggal putra Malaysia Iskandar Zulkarnain Zainuddin yang ketahuan merokok di kamar hotel selama Piala Thomas di Bangkok, Thailand, berujung sanksi.

Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) menjatuhkan sanksi kepada Zulkarnain denda sebesar RM 372 setara Rp1,3 juta kepada BAM atas keteledorannya itu.

BAM mengetahui hal tersebut setelah menerima surat tagihan kamar dari pihak hotel. Kamar yang ditempati Zulkarnain mengalami kerusakan kecil akibat aktivitas merokok di dalam kamar itu.

”Saya tidak akan menyangkalnya (merokok, Red). Saya telah membuat kesalahan dan telah membayar dendanya. Sisanya saya serahkan ke BAM,” ucap Zulkarnain dilansir thestar.com. Dia juga diminta untuk mengikuti program rehabilitasi. Pebulutangkis 28 tahun itu pun menuruti permintaan itu.

Menurut dia, merokok sebagai salah satu pelampiasan kekalahannya saat melawan wakil Denmark Jan O Jorgensen pada fase grup Piala Thomas. Saat itu dirinya harus takluk 21-16, 17-21, 14-21.

”Terkadang, dalam menangani kekecewaan, seseorang cenderung membuat kesalahan,” ujarnya.

Hingga saat ini, BAM masih menginterogasi Zulkarnain. Presiden BAM Datuk Seri Norza Zakaria menyatakan, ulah atletnya tersebut adalah masalah serius. ”Kami tidak mentolerir atlet yang merokok dan berjudi.
Komite Kepelatihan BAM Datuk Ng Chin Chai sudah menyampaikan peringatan kepada atletnya mengenai aturan yang harus dipatuhi.

Baca Juga :  Ini Janji Petinju Indonesia

”Yang jelas, kami sudah berkali-kali sampaikan ke atlet kami. Ke depannya, kami akan adakan tes khusus untuk memastikan atlet kami bebas dari rokok. Ini belum pernah kami lakukan, tapi sepertinya akan efektif,” katanya.

Sementara itu, pelatih tunggal putra Malaysia Hendrawan tidak mau angkat bicara mengenai masalah tersebut. Zulkarnain bukan anak didiknya. Mantan pemain tunggal putra Indonesia itu merasa tidak berkepentingan untuk mengomentari.

”Zulkarnain tidak langsung saya latih. Kalau saya berkomentar takutnya tidak pas. Sorry,” terangnya saat dihubungi Jawa Pos kemarin. (han/dom)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!