Teh Hijau Kurangi Resiko Jantung

Seperti diketahui teh hijau (green tea) memang memiliki segudang manfaat untuk kesehatan. Beberapa di antaranya telah terbukti membantu menurunkan berat badan hingga meningkatkan daya ingat. Penelitian terbaru menemukan zat ampuh yang ada dalam teh hijau dapat mengurangi risiko serangan jantung.

Dilansir dari Mens Journal, Jumat (8/6), menurut studi dari Universitas Leeds dan Universitas Lancaster, teh hijau mengandung molekul yang disebut EGCG jika dikonsumsi banyak. Senyawa itu sedang diselidiki karena kemampuannya untuk mengurangi plak amyloid yang terbentuk di antara sel-sel saraf di otak (tanda penyakit Alzheimer).

Namun, para peneliti menemukan bahwa senyawa tersebut juga dapat melarutkan plak protein sehingga berpotensi bahaya dalam pembuluh darah. Jika benar, ini adalah berita baik karena penumpukan lemak dalam arteri dapat mengurangi aliran darah ke jantung dan otak. Penumpukan itu yang menyebabkan serangan jantung dan stroke.

Minum teh hijau
Teh hijau mengandung molekul yang ternyata mampu mengurangi risiko serangan jantung. (boldsky.com). “Jika Anda minum teh hijau dalam jumlah yang normal, itu mungkin tidak akan memiliki efek. Apa yang kami katakan adalah bahwa kita perlu melihat molekul ini lebih hati-hati dan mencari tahu cara membuatnya,” jelas peneliti David Middleton dalam siaran pers.

Oleh karena itu, para peneliti akan menguji lebih lanjut cara kerja EGCG ke dalam aliran darah tanpa membuat pasien minum teh hijau dalam jumlah besar. Mereka akan memodifikasi struktur EGCG agar lebih mudah menyerap di perut. Sehingga, teh hijau akan efektif menjaga jantung tetap sehat serta meningkatkan metabolisme tubuh. (ce1/fid/JPC)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!