Tempatnya Perajin Kain Jumputan

Palembang nggak cuma punya objek wisata sejarah ataupun wisata alam. Kalau generasi Z kenalnya cuma Sungai Musi dan Ampera doang, berarti Generasi Z kurang piknik nih, karena nyatanya banyak sekali objek wisata yang dapat dikunjungi, salah satu yang paling menarik nih yaitu Kampung Tuan Kentang yang merupakan tempat dimana banyak perajin kain yang memproduksi kain-kain khas Palembang terutama kain jumputan. Bicara soal kain jumputan, Generasi Z ada yang tahu apa itu kain jumputan? Dari pada nebak-nebak tapi salah, yuk simak penjelasan di bawah ini!

Kain jumputan adalah salah satu kain tradisional khas Palembang yang dibuat dengan cara jelujur ikat. Diikat satu persatu dan melewati bertahap-tahap proses dan memakan waktu pembuatan sekitar 1 minggu. Kain yang juga disebut sebagai kain pelangi ini sebagian besar dibuat oleh perajin yang bermukim di Kelurahan Tuan Kentang, Seberang Ulu 1 Kota Palembang.
Cara pembuatan kain ini terbilang cukup rumit karena dibutuhkan proses panjang yang harus dilewati mulai dari melukis menggunakan pensil sampai menjemur kain yang sudah diwarnai. Ada banyak motif yang bisa ditemui, seperti motif titik tujuh, mahkota, motif polos, jelujuran dan masih banyak lagi. Nggak jarang lho para turis datang ke tempat ini dan memesan langsung kain jumputan ini dari perajinnya.
Karena pesatnya perkembangan kain tradisional Palembang di wilayah ini, maka Pemkot Palembang memberi wadah para perajin tersebut dengan Galeri khusus. Galeri tersebut diberi nama Griya Kain Tuan Kentang. “Galeri ini ialah sebagai wadah pemasaran kain yang dibuat oleh para perajin. Tidak hanya kain jumputan, namun juga ada kain songket, kain tajung dan sebagainya,” ucap Vivi yang merupakan Kepala Galeri.
Di galeri yang sudah dibangun sejak 17 Februari 2017 ini, perajin bisa memajang hasil kain buatannya baik itu sudah berbentuk baju atau selendang, ataupun masih berupa kain saja. Kain yang tersedia disini, diperjual belikan dengan harga bervariasi. Kain jumputan menjadi salah satu jenis kain paling laris karena dianggap memiliki keunikan dan kerumitan dalam proses pengerjaannya. Harga yang dipatok sekitar seratus hingga tiga ratus ribu rupiah per kain, tergantung seberapa panjang kain yang diinginkan.
Buat Generasi Z yang tertarik buat beli kain jumputan atau sekedar mau lihat-lihat isi Galeri Kain Tuan Kentang ini, bisa langsung dateng aja ke Jalan Aiptu A. Wahab RT.27, Lorong HMM, Tuan Kentang, Seberang Ulu 1 Palembang. Kuy, kapan lagi beli kain tradisional langsung dari perajinnya? (edp)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!