Tepati Janji, Bonus tanpa Pajak Cair

Menpora Iam Nahrawi usai pemberian bonus kepada atlet Para Games di acara launching hitung mundur setahun menuju Asian Para Games 2018 di Kemayoran Jumat (6/10). Foto: Kumaidi/Sumatera Ekspres

JAKARTA – Atlet Indonesia yang berjuang di SEA Games dan ASEAN Para Games 2017 Malaysia tidak menunggu lama menerima bonus yang dijanjikan pemerintah jika meraih medali.

Sebulan setelah berjuang di multi even itu, mereka langsung bisa merasakan bonus. Penyerahan bonus secara simbolis dilakukan Wapres RI Jusuf Kalla didampingi Menpora Imam Nahrawi dan Ketua Panpel Asian Para Games Raja Sapta Oktohari di acara launching hitung mundur setahun menuju Asian Para Games 2018 di Kemayoran Jumat (6/10).

Di SEA Games Indonesia berada di peringkat kelima dengan torehan 38 emas 63 perak dan 90 perunggu. Sementara di ASEAN Para Games Indonesia keluar sebagai juara umum dengan peroleh 126 emas, 75 perak, dan 50 perunggu.

“Jangan dilihat nominalnya, tapi ini komitmen pemerintah bahwa bonus atlet SEA Games dan ASEAN Para Games tidak ada perbedaan. Peraih emas mendapatkan Rp200 juta, perak Rp100 juta, dan Rp60 juta untuk peraih perunggu. Total anggaran bonus untuk peraih medali Rp80-an miliar. Dana diambilkan dari APBN,” terang Menpora Imam Nahrawi.

Selain mendapatkan bonus uang, para peraih medali juga akan mendapatkan bonus tambahan dari Pemerintah. Menpora Imam menegaskan bahwa bonus berupa rumah sudah disiapkan Kemenpupera sementara untuk menjadi pegawai negeri sipil (PNS) tinggal
menunggu eksekusi dari Kemenpan RB. Ini setelah pihaknya mendapatkan lampau hijau usai melakukan komunikasi dengan Kemenpan RB.

Baca Juga :  Indonesia Gagal Penuhi Target di Sea Games Kualalumpur

“Tinggal tunggu hasil verifikasi Kemenpan RB. Harus ada kekhususan persyaratan. Tidak semua harus memiliki ijazah sebagaimana aturan dan juga ada pengecualian soal umur. Saya mendapat kabar jika beliau (Menpan RB) akan gerakkan jalur khusus ini,” terangnya.

Menpora Imam Nahrawi berharap, bonus ini tidak menjadikan para atlet berpuasa diri. Sebaliknya, mereka semakin termotivasi untuk memberikan yang terbaik buat negara dan bangsa. Terutama saat Asian Games dan Asian Para Games 2018. Pada saat itu, Indonesia mendapat kehormatan menjadi tuan rumah.

“Bonus yang diberikan segera dicek karena langsung masuk ke rekening atlet, yang pasti tidak ada pemotongan pajak,” ujarnya.(kmd)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!