Tepian Terkikis, Ancam Permukiman, Butuh Dinding Penahan

Tepian Sungai Lematang semakin terkikis akibat tingginya debit air. Jika tak segera dilakukan upaya antisipasi, akan mengancam permukiman warga di sekitar sungai. Foto: Agustriansyah/Sumeks

LAHAT – Tingginya debit air Sungai Lematang dan curah hujan berimbas terkikisnya tepian Sungai Lematang. Salah satunya, di Desa Banjar Negara, Kecamatan Lahat. Satu pohon di pinggir sungai tumbang.

Amir Hamzah, warga mengatakan, pihaknya sudah sering melaporkan masalah ini ke pemerintah agar bisa dibangunkan dinding penahan. ‘’Jika dibiarkan, dikhawatirkan kikisan akan semakin melebar dan mengancam permukiman penduduk,” katanya, Selasa (13/3).

Kepala Desa Banjar Negara, Suldan Helmi, sudah mengusulkan ke Pemkab Lahat, bahkan sudah dibawa ke pusat. ‘’Sudah lama harus didirikan dinding penahan agar tak mengancam rumah warga,’’ tegasnya.

Senada dikatakan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lahat, Marjono SE MM. Mereka sudah mengajukan anggaran pembangunan dinding penahan tepian kiri Sungai Lematang ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). ‘’Saat ini sedang digodok. Sedangkan besaran dana dan kapan, masih menunggu kucuran dari pusat,” pungkasnya. (gti/ce3)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!