Terancam Pembukaan tanpa Marquee Player

PEMANASAN : Bintang Persib Bandung melakukan pemanasan di Stadion GBLA.

JAKARTA – Wajah Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Berlinton Siahaan dan CEO PT LIB Risha Adi Widjaja tampak semringah saat menemui wartawan di Media Center Kemenpora Senayan, Jakarta Pusat, Kamis siang (13/4). Mereka senang karena upaya mendapatkan rekomendasi pelaksanaan Liga 1 yang akan kick off 15 April besok terkabul.

Surat rekomendasi ditandatangani setelah rapat dengan Ketua Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) Noor Aman, Sekjend BOPI Heru Nugroho, dan Humas BOPI Edi Elison di lantai 5 Kantor Kemenpora.

“Tadi (kemarin) rapat proses finalisasi verifikasi. Hasilnya, dokumen verifikasi 90 persen terpenuhi. Dokumen PT LIB juga lengkap. Rekomendasi ditanda tangani sebagai bahan dalam pengajuan izin keramaian di kepolisian. Hal-hal yang belum terselesaikan diikat dengan joint operation agreement. Kita bersepakat yang kurang harus dilengkapi,” ungkap Ketua BOPI, Noor Aman.

Kata Noor Aman, dokumen yang belum lengkap adalah KITAS (Kartu Izin Tinggal Sementara) bagi pemain asing. Menurut catatan BOPI, pemain asing yang belum dibekali KITAS kurang dari 50 persen dari yang beredar. Di Liga 1, minimal ada 54 pemain asing karena peserta kompetisi sebanyak 18 klub merekrut 3 pemain asing plus opsi menambah 1 marquee player.

Baca Juga :  Ingin Jawab Keraguan

Untuk saat ini Noor mengaku baru pegang berkas tiga pemain asing Persegres Gresik United Goran Gancev, Chip Hyun Yeon, dan Patrick da Silva. “Pemain yang belum ada KITAS tidak boleh main. Jika main tanpa KITAS berpotensi diberikan sanksi. Kita kasih waktu sebulan sebagaimana proses pembuatan KITAS di Depnaker,” ungkapnya.

“Nanti akan ada wasdal (pengawasan dan pengendalian) faktual. Kita turun ke lapangan, datangi klub dan tanya langsung terkait kelengkapan dokumen. Biaya wasdal ditanggung PT LIB. Tentu gak semua pertandingan diwasdal, hanya beberapa saja,” lanjutnya.

Direktur Utama PT LIB Berlinton Siahaan menjelaskan, pihaknya masih merekap daftar pemain dari klub. Ada beberapa daftar sudah diserahkan ke BOPI. Ada juga yang masih proses karena pendaftaran pemain sendiri ditutup 30 April. PT LIB sendiri tidak keberatan dengan persyaratan ini.

“Persoalan KITAS ini hanya untuk pemain asing baru karena yang pemain asing lama pasti sudah punya KITAS. Tidak ada masalah karena semua on proses dan di kami setiap pemain sebelum main harus disahkan dulu. Sebelum disahkan dokumen harus lengkap. Selama dokumen belum lengkap dan belum disahkan ya belum bisa main,” sambung dia.

Baca Juga :  Pertahanan Masih Mengkhawatirkan

Jika pemain asing anyar yang bermasalah dengan KITAS, pembukaan Liga 1 nanti terancam tanpa marquee player. Persib Bandung yang memainkan laga pembuka melawan Arema FC di GBLA Bandung, dipaksa memarkir Michael Essien dan Carlton Cole.

Padahal mereka didatangkan Persib untuk memeriahkan Liga 1. Sementara Madura United mengimpor Peter Odemwingie. “Tapi begitulah peraturannya. Jika belum ada KITAS ya gak bisa main,” tegas Ketua Tim Verifikasi BOPI, Iman Suroso. (kmd/ion/ce4)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!