Terus Berusaha Maksimal

Alberto Goncalves. Foto: Kris Samiaji/Sumeks

PALEMBANG – Menghadapi Arema di babak delapan besar, Sriwijaya FC berpeluang menurunkan seluruh pemain asingnya untuk meraih kemenangan. Di sektor penyerang, semua pemain utama telah siap diturunkan.

Pertandingan melawan Arema tidak hanya akan menambah jam terbang bagi mereka, tetapi juga mengasah ketajaman untuk persiapan di kompetisi Liga 1 2018. Seperti yang diungkapkan pelatih Rahmad Darmawan usai latihan, petang kemarin (31/1).

Ia menjelaskan, meski demikian, siapa pemain yang akan diturunkan, baru akan diketahui di menit akhir sebelum kick off. “Kita akan lihat kesiapan mereka, juga kebutuhan permainan seperti apa nanti sebelum bertanding,” jelasnya.

Alberto Goncalves, Esteban Vizcarra, Manuchehr Jalilov, Nur Iskandar, Makan Konate, dan Patrich Wanggai, para pemain ini masih ditunggu untuk menunjukkan performa terbaiknya di pertandingan pada Piala Presiden ini.

Sebagai salah satu yang paling berpengalaman, Alberto Goncalves mengakui hal tersebut. Menurutnya, beberapa uji coba, termasuk dalam pertandingan, adalah masalah kesempatan untuk mencetak gol.
Sebab, situasi di atas lapangan berbeda dengan hitung-hitungan di atas kertas. Untuk itu, ia juga terus berharap dukungan dari fans dan masyarakat Sumsel untuk tampil lebih baik lagi. “Saya tahu, kami belum maksimal di Piala Presiden, tapi kami terus berusaha,” ujarnya.

Baca Juga :  Sssttt... Kickoff Liga 1 Terancam Molor

Beto yang masih dalam pengurusan proses naturalisasi ini yakin, dalam beberapa waktu mendatang, ia dan beberapa pemain depan lain di Sriwijaya FC akan mencapai top performance. Sebab, selain komitmen pribadi, kekompakan di tubuh tim juga sudah mulai terbangun.

“Kita punya gaya yang hampir sama, itu benar. Tapi dengan begitu, ada keuntungan yang kita miliki. Kita dicoba oleh pelatih bermain di sisi yang berbeda, tentu itu tidak jadi masalah. Karena di sini, yang harus diketahui adalah, kita bermain untuk tim,” ujarnya.

Dengan pengertian siapa pun yang mencetak gol dan berposisi sebagai apa pun itu, menurut Beto, tidak akan dilihat sebagai individu, tapi sebagai sebuah tim yang saat ini tengah dibangun untuk mencapai kesuksesan. (aja/ion/ce3)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!