Tes Urine Negatif, Tetap Ditahan

Artis Roro Fitria (Foto: Ikhsan Prayogi/ JawaPos.com)

SATUAN Direktorat Serse Narkoba Polda Metro Jaya telah melakukan tes urine terhadap Roro Fitria. Dan, untuk sementara hasil tes urine dinyatakan negatif mengkonsumsi narkoba. Demikian dikatakan Dirnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Suwondo Nainggolan, kemarin. “Iya, hasil tes urine negatif,” kata Kombes Suwondo, Kamis (15/2).
Meski demikian, lanjut Suwondo, polisi tidak akan melepaskan Roro dari jerat hukum. “Namun yang bersangkutan tetap diproses hukum dan masih ditahan untuk menjalani proses pemeriksaan lanjutan dan pemberkasan,’’ lanjutnya.
Diungkapkan Suwondo, pihaknya memiliki barang bukti yang kuat untuk menjerat Roro. Seperti sabu 2,4 gram yang dibayar Roro Fitria seharga Rp5 juta. “Saat ini yang bersangkutan dikenakan Pasal 112, 114 dan 132 (UU No 35/2009 tentang Narkotika) dengan ancaman 5 tahun atau lebih,” imbuh Suwondo.
Diketahui, Ditresnarkoba Polda Metro Jaya resmi menetapkan artis Roro Fitria sebagai tersangka atas kepemilikan 2,4 gram sabu. Hasil pemeriksaan, Roro memesan sabu dari WH yang ditangkap lebih dulu di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat, Rabu (14/2) lalu.
Saat menangkap WH, polisi memergoki WH terus mendapat telepon dari Roro. Malahan Roro Fitria terus bertanya kapan barang haram pesanannya sampai. Sikap Roro yang terus menelepon WH menanyakan barang haram pesanannya, tak urung menimbulkan pertanyaan apakah artis tersebut tengah sakau saat ditangkap?
Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvin mengatakan belum bisa menyimpulkannya. Namun, saat ditangkap di rumahnya di Ragunan, Jakarta Selatan, tidak ada perlawanan dari Roro.”Selama penangkapan WH, di perjalanan juga sering telepon posisi di mana kok belum sampai,” kata AKBP Calvin di Polda Metro Jaya, (15/2)
Wanita kelahiran Yogyakarta, 29 Desember 1989 ini menambah daftar panjang artis tanah air yang terjerat kasus narkoba. Sebelumnya, putra rocker Ahmad Albar, Fachri Albar, juga ditangkap atas kepemilikan sejumlah jenis obat-obatan terlarang. (mg7/jpnn)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!