Test Event, Tim Pelatnas tak Terbendung

Test event Asian Games pelatnas bisbol. foto: istimewa

JAKARTA – Tim Pelatnas Bisbol tak terbendung dalam test event Asian Games 2018 di Lapangan Bisbol Senayan, Jakarta Pusat. Dua tim yang diisi pemain pelatnas, Harimau dan Badak, menggilas lawan-lawannya. Bahkan, kemenangan yang dipetik angkanya terus meningkat.

Di hari pertama, Tim Badak yang berisikan pemain pelatnas berhasil memastikan kemenangan 6-3 atas tim Jatayu yang diisi timnas U-18. Sedangkan Tim Harimau berhasil menang telak atas Komodo dengan skor 6-1. Di laga kedua rabu (2/5), keduanya unggul sampai 10 poin lebih. Tim Badak berhasil memetik kemenangan telak 15-0 atas Tim Komodo. Sedangkan Tim Harimau yang berhadapan dengan Tim Jatayu, berhasil memastikan kemenangan 13-1.

”Saya sudah pesan sama anak-anak untuk bermain lebih bagus dari kemarin, karena kali ini mereka melawan adik-adiknya (tim U-18). Dan ternyata mereka berhasil menang dengan match (mercy rules),” terang pelatih Timnas Bisbol Indonesia Lukmanul Hakim.

Meski senang, pelatih yang karib disapa Uki ini masih belum menunjukkan rasa puas. Ini karena dua pertandingan melawan tim yang bukan sepadan. Mereka baru teruji dalam pertandingan ketika menjalani partai ketiga, Kamis (3/5). Pada partai ketiga, kedua tim pelatnas itu akan bertemu, Tim Badak dan Tim Harimau. Pemain dari kedua tim pasti akan menunjukkan permainan terbaik karena ajang ini merupakan seleksi bagi mereka ke timnas untuk Asian Games 2018.

Baca Juga :  Alex Beber Kesiapan Jakabaring Sambut AG 2018

”Mereka akan mendapatlawan tim yang berimbang, Jadi kita kalah pun akan ketemu di final. Tapi kita berusaha untuk tidak kalah, hasilnya tidak menentukan. Kita akan lihat pertandingan yang sebenarnya,” terang Uki.

Uki juga sempat menyinggung soal beberapa nama pemain desentralisasi yang memiliki peluang untuk masuk di skuat utama Timnas Bisbol Indonesia. Meski sejumlah nama telah dimunculkan, namun keputusan final masih akan dibicarakan dengan tim pelatih dan manajer tim nasional, termasuk pegurangan nama pemain peserta pelatnas.

Namun Uki memastikan tidak akan ada pemain di bawah 19 tahun yang akan ia masukkan ke dalam skuat tim nasional. Kematangan dan visi permainan menjadi pertimbangan utama Uki, selain batas minimal usia yang bisa dimasukan ke dalam tim nasional.

”Ada batasan umur, mulai 19 tahun sampai tak terhingga (untuk masuk ke dalam skuat timnas). Tadi ada beberapa yang bermain bagus, tapi kemampuannya belum mencukupi kalau untuk masuk di timnas, tapi kami akan pantau terus,” terangnya. (kmd)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!