Tidak Sinergi, Pemdes Dituding Alergi Tenaga Pendamping

DESA: Pembangunan desa bisa terhambat akibat tidak sinerginya Pemerintah Desa dengan tenaga pendamping. Foto: Zulkarnain/Sumatera Ekpres

MURATARA-Tidak sinerginya Pemerintah Desa dengan tenaga pendamping, diduga menjadi kendala utama yang menghambat program pembangunan di tingkat Desa. Hingga saat ini masih banyak di wilayah Muratara, Desa ‎yang belum mengirim laporan pertanggungjawaban. Kondisi itu tentunya menghambat proses pencairan dana berikutnya.

Aan Jumadi, pendamping Desa di wilayah Kecamatan Nibung, mengaku mengeluh dengan sikap tertutup pemerintah desa dalam memberikan informasi pengolahan dana desa.

“Kebanyakan Kepala Desa alergi dengan tenaga pendamping yang notabene merupakan warga dari luar Desa mereka. Padahal tugas pendamping desa itu untuk meluruskan dan membenahi pembangunan yang mereka lakukan,” keluhnya, Rabu (11/4).

Menurutnya, sikap Pemerintah Desa yang tertutup dan lamban menjalankan saran, rata-rata menjadi kendala dan menghambat percepatan pembangunan desa.

“Kami sayangkan kondisi itu terjadi di Muratara. Alasan mereka tertutup saya kurang paham, mungkin mereka tidak percaya dengan adanya pendampingan dalam pengolahan dana desa,” ujarnya. (cj13)

Baca selengkapnya di harian Sumatera Ekspres Kamis (12/4). 

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!