Tikus Kunyah Duit Rp249,2 Juta

HANCUR: Duit dalam ATM yang hancur akibat dimakan tikus. Foto: Reuters

GUWAHATI – Terbongkar sudah teka-teki di balik macetnya mesin anjungan tunai mandiri (ATM) milik State Bank of India (SBI) sejak pekan lalu. Kamis (21/6), teknisi bank terbesar di India itu membongkar mesin ATM dan langsung menemukan pelakunya. Tikus.
Ya, hewan pengerat tersebut sempat menghuni mesin ATM dan mengunyah uang tunai yang tersimpan di sana sampai akhirnya mati. ’’Kami langsung menyelidiki kasus serangan tikus ini dan akan melakukan tindakan pencegahan agar tidak terulang,’’ kata Chandan Sharma, branch manager SBI di Tinsukia, Negara Bagian Assam, kepada Reuters. Dia menambahkan, kasus seperti itu tidak pernah terjadi sebelumnya.
Saat mengambil bangkai tikus dalam mesin ATM, teknisi SBI juga mendapati lembaran uang kertas yang sudah menjadi serpihan-serpihan kecil. ’’Nominal uang yang rusak mencapai 1,2 juta rupe (sekitar Rp249,2 juta),’’ ujar Sharma. Di dalam mesin ATM itu, tersimpan uang kertas pecahan 500 dan 2.000 rupe. Nilai totalnya 2,9 juta rupe atau setara Rp602,5 juta.
Sebenarnya, sebagian besar dari total 50.000 ATM milik SBI yang tersebar di seluruh India telah dilengkapi kamera pengawas alias CCTV. Namun, kamera-kamera tersebut tak bisa menangkap gambar tikus yang masuk ke mesin ATM di Tinsukia. (hep/c18/dos/air)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!