Tim Gabungan Sidak Keuangan Desa

MONITORING: Tim gabungan saat lakukan monitoring penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD). Foto: Zulkarnain/Sumatera Ekspres

MUSI RAWAS-Tim gabungan Polres Mura, Kejari Lubuklinggau, Inspektorat Mura dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Mura, ‎lakukan monitoring terhadap penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD).

Hasilnya, masih banyak ditemukan pelanggaran adminitrasi dan penggunaan anggaran dalam proyek pembangunan fisik yang dilakukan oleh aparatur pemerintah desa.

Kepala DPMPD Kabupaten Mura, H Miftah Joni melalui Kabid Fasilitas Perencanaan dan Pengelolaan keuangan desa, Alexander Z menuturkan. Pelaksanaan monitoring tersebut merupakan bentuk pembinaan dan pengawasan yang dilakukan terhadap seluruh aparatur desa yang mencakup 14 wilayah Kecamatan, ‎dan 186 desa.

Pihaknya mengakui masih menemukan sejumlah kesalahan dalam bentuk pelanggaran Administrasi maupun pengerjaan pembangunan fisik. Namun, hal tersebut masih bisa dimaklumi dan seluruh aparatur desa yang dianggap melakukan pelanggaran ini, diminta segera melakukan perbaikan sebelum ada sanksi dan tindakan berikutnya.

“Kalau soal pelanggaran saat ini didominasi kelengkapan administrasi, seperti kelengkapan surat pertanggungan jawaban (SPJ). Untuk bangunan fisik kita cek juga, di bidang volume, semua kekurangan yang menjadi temuan kita minta segera di perbaiki, baik kelengkapan adminitrasi maupun pengerjaan fisik,” katanya, saat melakukan monitoring di 16 Desa di
wilayah Kecamatan Tugumulyo, Selasa (19/12). (cj13)

Baca selegkapnya di harian Sumatera Ekspres Rabu (20/12). 

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!