Tim ISO Minta Verifikasi Ulang

Tim pemenangan pasangan nomor urut 1 Cagub dan Cawabup OKI H Iskandar SE-H Dja'far Shodiq (ISO)

KAYUAGUNG – Hasil Penetapan Data Pemilih Tetap (DPT) yang dikeluarkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) OKI pada Kamis (19/4) dipertanyakan tim pemenangan pasangan nomor urut 1 Cagub dan Cawabup OKI H Iskandar SE-H Dja’far Shodiq (ISO). Pasalnya ada 42.533  data yang tidak terverifikasi sehingga harus dikeluarkan, padahal jumlah tersebut banyak pendukung ISO.

Kayuagung Tim ISO, Drs Turmudi mengatakan, rombongannya sengaja datang ke KPU dan Disdukcapil OKI, karena masih terjadi kesalahan petugas sesaat mencoklit sehingga banyak pemilih yang memiliki data tapi tidak dicoklit.

“Bahkan Pak Shodiq sebagai cawabup kami tidak dicoklit,”terangnya, Senin (23/4) di Posko Pemenangan ISO.

Pihaknya meminta agar KPU dan Disdukcapil melakukan verifikasi ulang karena sangat fatal kalau masalah ini dibiarkan karena ditemukan di Pangkalan Lampam, SP Padang, Jejawi ditemukan banyak yang belum masuk DPS padahal sudah memiliki e-KTP dan kartu keluarga.

Untuk itu, pihaknya meminta kepada KPU OKI dan Disdukcapil melakukan verifikasi ulang sehingga masyarakat OKI yang tidak terverifikasi tidak hilang hak pilihnya. Tak hanya itu harus semaksimal mungkin diupayakan agar masyarakat OKI yang telah memiliki KTP maupun Suket dapat masuk dalam DPT.

Menurutnya, beberapa kecamatan yang cukup besar jumlah pemilih yang tidak tidak bisa terverifikasi tersebut, merupakan basis suara dari ISO. Data 42 ribu ini bisa menjadi suara pada dua kecamatan. Hari ini akan kami datangkan lagi lebih kurang 800 warga yang memiliki e-KTP tapi tidak terdata asal Sungai Menang.

Baca Juga :  Banyak Pemilih Tak Miliki e-KTP dan Suket

Dirinya mengharapkan, agar petugas dalam menjalankan tugasnya dapat bertindak fair sehingga dapat menghasilkan data yang betul-betul akurat.

“Jadi di cek siapa yang masuk 42 ribu atau 55 ribu ini, bahkan mungkin ada yang belum terdaftar dalam data SIAK sehingga tidak bisa dibaca server,” katanya.

Ia berharap, Disdukcapil OKI maupun pihak KPU bersedia duduk bersama menyelesaikan permasalahan ini. “Bukan saling melempar dan saling mengalahkan,”tegasnya.

Sementara itu, calon wakil bupati pasangan H Iskandar SE-H M Dja’far Shodiq membenarkan dalam DPS yang diserahkan beberapa waktu lalu tidak terdapat namanya, istri serta anaknya.

“Kami ada empat orang tidak masuk data saat di coklit,”akunya.

Tak hanya keluarganya, ada beberapa orang lagi tetangganya yang juga tidak masuk DPT, padahal memiliki e-KTP dan Suket ada.(uni)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!