Tingkatkan Kualitas Pemeriksaan

PALEMBANG – Tindakan tegas dilakukan Kanwil DJP Sumsel Babel bagi Wajib Pajak (WP) yang masih saja menunggak. Buktinya, sepanjang 2017 lalu, ada sebanyak 151 rekening WP nakal diblokir. Nilainya sebesar Rp 83 miliar.
Kepala Kanwil DJP Sumsel dan Babel, M Ismiransyah M Zain menuturkan, hal itu dilakukan setelahh pihaknya pemeriksaan, penagihan, penyelidikan dan penyidikan, termasuk dengan cara penerbitan surat paksa.
“Tujuannya agar WP ingin bayaran tagihan,” kata pria yang akrab disapan Rendy tersebut. Jika masih tidak diindahkan, maka akan dilakukan penyidikan bahkan ke proses sidang. Ada sebanyak 2 berkas yang sudah P21. Sementara, satu WP pasal 44B dihentikan karena bersedia membayar dengan potensi kerugian negara mencapai Rp1,13 miliar.
Berdasarkan catatan, untuk pemeriksaan, Kanwil DJP Sumsel Babel sudah menyelesaikan pemeriksaan sebanyak 1.654 WP terdiri atas 1.274 WP Badan dan 380 Orang Pribadi. Penyelesaian kegiatan pemeriksaan tersebut telah mencapai 133,89 persen dari target Audit Coverage Ratio (ACR) yaitu sebesar 2,98 persen.
Untuk Wajib Pajak Badan dan 0,35 persen untuk WP Orang Pribadi (OP). “Kanwil DJP Sumsel Babel akan terus melakukan peningkatan kualitas pemeriksaan, serta fokus pemeriksaan di tahun 2018 adalah pemeriksaan kepada WP OP profesi seperti dokter, notaris, konsultan pajak, serta sektor-sektor yang masih memiliki potensi penerimaan perpajakan,” tegasnya.
Untuk kegiatan penagihan, pihaknya sudah melakukan upaya penagihan dengan menerbitkan surat teguran sebanyak 32.235 surat. Dari surat teguran tersebut, sudah diterbitkan surat paksa sebanyak 13.933 surat dari target 15.287 surat, Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan (SPMP) sebanyak 590 surat dari target 1.328 surat, Lelang sebanyak 16 kali, blokir 151 rekening, dan pencegahan sudah dilakukan kepada 24 WP. Untuk kegiatan penyidikan, pihaknya telah melakukan penyidikan dan telah dinyatakan P-21 sebanyak 2 Wajib Pajak dan Pasal 44B sebanyak 1 Wajib Pajak. Dari WP yang telah dinyatakan P-21, 1 Wajib Pajak telah divonis bersalah dan dijatuhi hukuman 8 bulan pidana penjara. (rip)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!